Isi LPG 3Kg Diduga Tidak Sesuai

Penutup Segel Mudah Dicabut


Bitung, ME

Liquefied Petroleum Gas atau yang lebih dikenal dengan LPG mulai dikeluhkan masyarakat Kota Bitung, terutama untuk ukuran 3 Kilogram. Menurut mereka isi dari tabung tersebut sudah tidak sesuai takaran karena belum seminggu ternyata harus beli lagi karena sudah habis.

“Masa bisa secepat itu padahal tabung tersebut baru seminggu digunakan. Saya menduga ada permainan dalam pengisian LPG ini karena saya sempat juga kepenjual gas dan membandingkan anatar tabung yang satu dengan lainnya memang ada perbedaan beratnya apalagi segel dari tabung tersebut bisa dicabut," tegas Dolvie Rumampuk Warga Manembo-nembo.

"Ini patut dicurigai terutama kepada pihak distributor atau agen. Untuk itu saya meminta kepada Dinas ESDM, DPRD Bitung dan pihak  Kepolisian untuk melakukan penyelidikan karena itu dalam termasuk kejahatan Migas yang harus ditindaki,” desaknya.

Ditemui secara terpisah Ketua DPRD Bitung, Laurensius Supit menyatakan prihatin atas hal tersebut. “Ini jelas sangat merugikan masyarakat, warga konsumen sengaja ditipu. Kami akan menindaklanjutinya dengan menurunkan tim lintas komisi untuk menyelidiki hal itu,” sembur Supit.

Hal senada dikatakan Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bitung, Napsar Badoa. Menurut dia, pihaknya  siap jika  kapan saja  mendapat tugas dari Pimpinan DPRD untuk menelusuri terkait LPG K3 yang tidak disi penuh. “Jika ketahuan dan terbukti , saya minta agar Pimpinan Dewan langsung merekomendasikan pelakunya diproses hukum,” tutup  Badoa. (drim’s jandri moningka)



Sponsors

Sponsors