DBD Ancam Tomohon

13 Kasus Terjadi Hingga Januari 2015


Tomohon, ME

Tomohon terancam. Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai 'gentayangan'. Buktinya, 13 kasus DBD telah terjadi hingga akhir Januari 2015. Namun, berkat kesigapan pemerintah, ke-13 kasus ini sementara dalam penanganan Dinas Kesehatan dan Sosial (Dinkesos) Kota Tomohon.

Kepala Dinkesos dr Deesje V Liuw, MBiomed, melalui Kepala Bidang (Kabid) P3LS, Agustinus V Musak, SPd mengatakan Dinkesos fokus memberantas penyakit DBD di Kota Bunga. Kata dia, potensi penyebaran DBD di Kota Bunga sangat besar. Hingga 28 Januari 2015, ada 13 kasus yang terjadi di Tomohon dengan lokus tertinggi di Kecamatan Tomohon Utara (Tomut).

"Kami selalu mensosialisasikan kepada masyarakat lewat Puskesmas, Puskesmas Keliling atau juga pada saat melaksanakan penyemprotan fogging untuk bersama-sama melaksanakan sadar akan hidup sehat dengan cara melakukan 3 M (Menutup, Menimbun, dan Menguras) untuk mencegah meningkatnya penyebaran DBD," jelas Musak, Rabu (28/1) di ruang kerjanya.

Ia tak menampik jika kesadaran hidup sehat dan bersih di Tomohon masih kurang, oleh sebab itu segenap jajaran pemerintah hingga kelurahan untuk aktif mengkampanyekan manfaat hidup bersih sehingga terhindar dari penyakit.

“Masyarakat harus membiasakan untuk menimbun botol, kaleng bekas dan apabila menampung air bersih, agar jangan lupa untuk ditutup. Selain  itu, rajinlah menguras bak-bak mandi serta tong-tong penampungan air bersih,” imbaunya.

Untuk diketahui, tahun 2014 kasus DBD di Kota Tomohon sebanyak 88 kasus dan sudah mendapat penanganan pemerintah.(micky ratag)



Sponsors

Sponsors