Foto: Penandatangan Nota Kesepahaman dengan Presiden CCCC disaksikan Dubes RI untuk RRT.
Mimpi Jadikan Sulut Pintu Gerbang Asia Pasifik Terbuka
SHS Yakinkan Perdana Menteri Tiongkok
Beijing, ME
Setelah agenda pertemuan Tingkat Tinggi Dialog Ekonomi antara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Republik Indonesia (RI), Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang bersama Delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Perekonomian RI Sofyan Djalil bertemu Perdana Menteri Tiongkok Li bertempat di Kantor Perdana Menteri di Beijing.
Menurut Perdana Menteri Li Keqiang, sangat berkepentingan dengan RI, karena saat ini semua negara memberikan perhatian besar pada pertumbuhan ekonomi di Asia Timur.
Tiongkok dan Indonesia diakui sama-sama sedang berpacu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memiliki jumlah penduduk yang besar, tetap menjaga hubungan yang harmonis, memperkuat dialog tingkat tinggi, dan membangun kerjasama yang saling menguntungkan seperti membangun infrastruktur dan pengembangan kawasan industri.
Kedua Negara memiliki inisiatif yang sama dimana Indonesia Presiden Joko Widodo ingin membangun Poros Maritim Dunia dengan “Tol Laut” dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat ini mengembangkan Jalur Sutra Maritim Dunia.
Sofyan Djalil menyampaikan bahwa Indonesia di bawah Pemerintahan yang baru saat ini ingin lebih mempererat hubungan kerjasama dengan Tiongkok. Indonesia sangat terbuka untuk masuknya investasi dari Tiongkok. Pemerintah Tiongkok saat ini memberikan loan bagi Negara-negara ASEAN sebesar 10 Triliun US dolar, dan Indonesia mendapat alokoasi dana terbesar.
Dalam kesempatan itu Gubernur SHS, juga mempromosikan seluruh potensi daerah Sulawesi Utara Perikanan, Pariwisata, Perkebunan dan juga menawarkan proyek-proyek yang siap untuk investasi seperti, Pembangunan Infrastruktur penunjang Poros Maritim pelabuhan Pariwisata di Manado, Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara, Pembangunan pelabuhan di Kabupaten Bolmong, Kabupaten Kepulauan dan Perbatasan di Sangihe, Talaud dan Sitaro.
Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung, Pembangunan potensi Geothermal di Kabupaten Bolmong, Minahasa dan Tomohon serta Pembangunan Internasional Hub Port di Bitung.
Gubernur SHS meyakinkan kepada Perdana Menteri bahwa Sulut sangat terbuka dan welcome dengan investasi dari Pemerintah Tiongkok China.
Bak gayung bersambut, Perdana Menteri Tiongkok merespon. Beberapa proyek infrastruktur siap diimplementasikan di Sulut. “Asa Sulut menjadi gate di Asia Pasifik semakin menjadi kenyataan bila pembangunan infrastruktur konektivitas dapat diwujudkan,” ujar Gubernur Sulut dua periode yang akan segera mengakhiri masa pemerintahannya di akhir tahun 2015 ini.
“Gubernur yang akan menggantikan saya, pasti akan membawa Sulut menjadi lebih baik lagi di Era Pasifik abad 21. Pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat dan rakyat Sulut,” tutup SHS. (aldy rorong)



































