RSUD Sawang Diserbu Pasien
Renovasi Puskesmas Ulu dan Ondong Mendesak
Siau, ME
Molornya proses renovasi Puskesmas Ondong dan Puskesmas Ulu menyebabkan pelayanan kesehatan di dua wilayah tersebut tidak optimal. Buntutnya, banyak warga menyerbu RSUD Lapangan Sawang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Sejak pertengahan Desember tahun 2014 lalu jumlah pasien rawat inap meningkat. Ini disebabkan karena belum optimalnya pelayanan kesehatan di Puskesmas Ulu dan Ondong,” kata Direktur Utama RSUD Lapangan Sawang, Bobby Ingkiriwang.
Ditambahkannya, membludaknya jumlah pasien menimbulkan masalah baru yakni kekurangan ruang inap. “Daya tampung RSUD Lapangan Sawang sebetulnya bisa mencapai 70 pasien, namun karena ada satu ruangan yang sedang direnovasi, menyebabkan ruangan tersebut tidak bisa digunakan secara maksimal. Sehingga jumlah pasien yang bisa dilayani saat ini hanya sekira 50 orang sementara yang datang jumlahnya sudah over,” bebernya.
Charlie Maun, warga Ondong menilai kondisi ini seharusnya dijadikan acuan oleh dinas kesehatan mendesak kontraktor untuk mempercepat penyelesaian proses renovasi. “Semestinya pekerjaan sudah harus tuntas, kalau seperti ini jadinya maka harus ada tindakan dari instansi terkait,” ketusnya.
Terkait molornya pembangunan Puskesmas Ulu dan Ondong, Kepala Dinas Kesehatan, Ria Papalapu mengatakan pihak kontraktor telah mendapat sanksi berupa TGR. "Pelaksana telah dikenakan TGR sejak Desember lalu," sebutnya.
Sementara, dari hasil pantauan harian ini, meningkatnya jumlah kasus DBD juga menjadi salah 1 pemicu meroketnya jumlah pasien rawat inap. Warga kuatir akan terserang wabah DBD sehingga mereka memilih untuk rawat inap dibanding rawat jalan. (haman palandung)



































