Ini Beberapa Jawaban Pemkab Atas Aspirasi Masyarakat Tondano Raya


Tondano, ME

Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow dan jajarannya melaksanakan kunjungan kerja dengan masyarakat yang ada di Tondano Raya, Rabu (21/1). Dalam kegiatan ini, selain ada aspirasi dari masyarakat, ada juga penyampaian rencana pekerjaan dari beberapa instansi untuk ke depannya.

Beberapa hal mengenai jawaban  Pemkab terhadap pertanyaan dan aspirasi masyarakat, serta sosialisasi pekerjaan Pemkab ke depan dari sejumlah instansi di antaranya mengenai eceng gondok akan ada anggaran Rp 70 M untuk anggaran pengangkatan. Tondano juga diprioritaskan akan dihotmix. Ada penataan di lokasi lapangan Samrat. Rumah sakit akan dibuat lebih bagus, terutama akan ditingkatkan pelayanan. Jalan ke arah Rurukan akan dibetulkan.

"Masalah eceng gondok adalah masalah umum bukan hanya Tondano. Akan ada anggaran 70 miliar rupiah untuk mengangkatnya yang penting kita komitmen," kata Jantje Sajow, Bupati Minahasa.

Pemkab juga mengatakan akan melakukan pembebasan lahan untuk melestarikan lahan Uluna, dimana akan dibuat konserfasi alam. Di kawasan Koya-Tataaran akan ada terminal. Jalan sampai ke Unima nanti dibetulkan.

"Di kawasan Uluna akan diadakan konserfasi alam, supaya air  Uluna tetap terpelihara," ujar Sajow.

Pemkab menyampaikan bahwa pemerintah sering mengangkat sampah-sampah yang ada di kawasan boulevard. Harapannya masyarakat jangan membuang sampah sembarangan.
Sawah-sawah semua akan dioptimlkan, akan ada tim untuk melihat hal ini. Akan dibentuk tim untuk Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Supaya ada tata ruang. "Sawah-sawah akan dioptimalkan, akan ada tim untuk melihat hal ini, juga akan dibentuk tim untuk IMB, sehingga ada tata ruang," jelas Sajow.

Jamkesda ada untuk masyarakat miskin.  Jamkesda didata oleh Lurah. Ketika sakit mahal ada juga jaminan kesehatan sosial BPJS. Kemudian bagi yang minta traktor harus dalam bentuk kelompok, karena itu bukan untuk pribadi.

Penerima raskin harus ada sistem pelaporan secara berjenjang. Sampai sekarang tidak ada yang jalan. Juga sudah ada penyesuaian tarif  karna penurunan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah ada. Bagi angkutan umum yang nanti belum menurunkan harga akan ditindaki. "Penyesuaian tarif karna penurunan BBM sudah ada. Bagi angkutan umum yang nanti belum menurunkan tarif akan ditindaki," kata Kadis Perhubungan Royke Kaloh SH. (arfin tompodung)



Sponsors

Sponsors