Foto: Argo Sumaiku.
PT JRBM Lecehkan DPRD Boltim
Tutuyan, ME
Kisruh antara PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) dan karyawannya di Bolaaang Mongondow Timur (Boltim) terus berlangsung. Para karyawan masih menuntut hak-hak mereka yang sampai saat ini belum dipenuhi oleh manajemen perusahaan. Persoalan ini mendapat perhatian serus dari Anggota DPRD Boltim. Belakangan para wakil rakyat menjadi tempat mereka menyampaikan aspirasi untuk dapat diperjuangkan.
Menanggapi masalah ini, DPRD Boltim yang didatangi karyawan JRBM untuk menyampaikan tuntutan mereka, telah memanggil pihak manajemen untuk duduk hearing bersama-sama dengan DPRD dan para karyawan untuk dapat memcahkan masalah yang ada.
Senin Kemarin sebenarnya telah diagendakan hearing bersama dengan pihak perusahaan mengenai masalah hak karyawan yang sampai saat ini belum dibayarkan oleh pihak manajemen. Sesuai SK direksi, pembayaran bonus akan dilaksanakan pada bulan Desember tapi kenyataannya belum dibayarkan. Sampai sekarang karyawan masih melakukan aksi mogok kerja. Disesalkan, agenda hearing hanya dihadiri karyawan sedangkan dari pihak manajemen terkesan tidak ada itikad baik.
Kepada Manado Express, para anggota DPRD Boltim menyampaikan, sudah dua kali memanggil bahkan menyurat secara resmi kepada manajemen tetapi tidak ada respon. DPRD merasa sangat dilecehkan oleh pihak manajemen.
"Di pertemuan kemarin belum ada kesimpulannya. Kami sudah bahas lintas komisi, akan memanggil untuk yang ketiga kalinya pihak manajemen," ujar Argo Sumaiku, Ketua Komisi II yang diamini Revvy Lengkong dan anggota DPRD Boltim lainnya.
"Jika pertemuan yang akan dilaksanakan Senin pekan depan mereka tidak hadir maka DPRD akan mengambil sikap dan memberikan rekomendasi seluruh akses jalan ke perusahan ditutup dan pihak perusahan tidak lagi bisa melakukan kegiatan atau beroperasi," tegas mereka. (joyke watania)



































