Warga Diminta Melapor ke DPRD Sulut
Terkait Uji Publik Calon Komisioner KPID
Manado, ME
Uji publik 21 calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara (Sulut) sudah digulir Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut. Warga pun diberi waktu 10 hari untuk melaporkan ke Dewan Sulut jika keberatan dengan nama-nama tersebut.
Permintaan itu dilayangkan Ketua Komisi I DPRD Sulut, Ferdinand Mewengkang. “Kalau di antara 21 nama calon komisioner itu ada yang menurut masyarakat tidak pantas, bermasalah, silahkan laporkan itu ke Komisi I DPRD Sulut,” terangnya.
Menurut Mewengkang, laporan masyarakat akan membantu pihaknya dalam proses seleksi, untuk menemukan nama-nama terbaik yang layak untuk duduk di kursi KPID Sulut.(Baca : Akhir Bulan, Fit and Proper Test Calon Komisioner KPID)
Diketahui, tahapan perekrutan calon komisioner Komisi Penyiaran KPID Sulut terus bergulir. 21 nama berhasil terjaring melalui sejumlah tes akhir tahun 2014 lalu. Kini tahapan fit and proper test oleh Komisi I DPRD Sulut, siap digelar untuk menemukan 7 nama terbaik yang layak menduduki kursi komisioner tersebut.
Mendahului fit and proper test, Komisi I DPRD Sulut akan menggelar uji publik. “Selama sepuluh hari, terhitung mulai hari ini (kemarin, red) kita akan menggelar uji publik nama-nama yang sudah terjaring,” terang Ketua Komisi I, Ferdinand Mewengkang dan dibenarkan personil Komisi I lainnya, Julius Jems Tuuk. (Baca : Komisi I Uji Publik Calon Komisioner KPID Sulut)
Ditegaskan keduanya, uji publik yang akan dilakukan sesuai amanat peraturan. “Itu sesuai peraturan KPI Pusat Nomor 2 Tahun 2011, Pasal 9 ayat 2, 3 dan 4. Sebelum verifikasi ada uji publik. Pokoknya, kita lakukan sesuai peraturan. Kalau ada nama yang dikomplain masyarakat, akan dikaji. Jangan cuma mau fitnah, jangan karena ada ketidaksenangan,” papar keduanya.
“Yang pasti ada konsekwensi ketika hasil komplain masyarakat terbukti tapi jangan mendahului. Selesai uji publik baru kita tentukan agenda selanjutnya,” kunci Mewengkang dan Tuuk.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kemungkinan besar agenda fit and proper test bagi para calon komisioner KPID Sulut akan dilaksanakan 4-5 Februari bulan depan. (rikson karundeng)



































