Foto: Ismail Mokodompit
Mokodompit : Kami Memberikan Apresiasi Kepada Pemda Boltim
Rencana Pemindahan RKUD Akhirnya Dibatalkan
Tutuyan, ME
Rencana pemindahan kembali Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dari Bank Negara Indonesia (BNI) ke Bank Sulut akhirnya dibatalkan lagi. Pembatalan rencana pemindahan kembali RKUD tersebut mendapat sambutan baik dari berbagai elemen masyarakat.
Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Laskar Anti Korupsi (Laki) Cabang Bolaang Mongondow Timur Ismail Mokodompit. "Kami memberikan apresiasi terhadap Pemda Boltim yang telah membatalkan rencana pemindahan RKUD dari Bank BNI ke Bank Sulut", jelas Mokodompit.
Sikap yang diambil terkait pembatalan rencana pemindahan RKUD itu sangatlah tepat, menginggat sebelumnya diketahui RKUD Pemda Boltim awalnya berada di Bank Sulut, namun karena permasalahan proses setoran pajak yang berdampak terhadap pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga Boltim meraih perdikat buruk. Akhirnya Pemda Boltim langsung mengambil sikap tegas melakukan pemindahan RKUD dari Bank Sulut ke Bank BNI.
Sejak dipindahkannya RKUD dari Bank Sulut ke BNI karena permasalahan setoran pajak, sampai dengan saat ini tidak ada masaalah lagi dalam setoran pajak. "Bahkan, pada bulan kemarin dikabarkan Pemda Boltim menerima penghargaan atas setoran pajak melalui RKUD BNI sehingga tidak ada alasan lagi bagi Pemda Boltim untuk melakukan pemindahan kembali RKUD dari Bank BNI ke Bank Sulut," tegas Mokodompit.
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD), Oskar Manoppo, SE, ME ketika dikonfirmasi terkait pembatalan rencana pemindahan RKUD tersebut membenarkannya. "Iya benar, rencana pemindahan RKUD telah dibatalkan, karena RKUD di BNI tidak ada masaalah, bahkan bulan kemarin Boltim menerima penghargaan terbaik atas setoran pajak," ucap Manoppo. (pusran beeg)



































