Foto: Walikota Tomohon bersama jajarannya saat berdialog dengan pedagang pasar Beriman, belum lama.
Eman Minta SKPD, Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok
Tomohon, ME
Selain pengusaha dan supir angkutan, peringatan keras dilayangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon bagi pelaku usaha yang mengabaikan keputusan pemerintah pusat terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Walikota Tomohon mendesak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, agar intens memonitor harga kebutuhan pokok dipasaran. “Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi sepak terjang pelaku usaha yang mengabaikan keputusan pemerintah terkait penurunan harga BBM. Terindikasi ada produk barang yang dinaikkan signifikan mengikuti kenaikkan harga BBM. Namun saat BBM turun, harga tetap tinggi,” jelasnya.
Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) diharapkan turun langsung memonitor harga kebutuhan pokok di semua pusat perbelanjaan. “Jangan sampai dengan penurunan BBM, tetap saja masyarakat merasakan kesulitan karena bahan pokok naik,” urainya. Walikota juga meminta peran masyarakat membantu pemerintah melakukan pengawasan.
Dari pantauan media ini, Selasa (20/1) di Pasar Beriman Tomohon, sejumlah kebutuhan pokok masih sama harganya saat BBM dinaikkan. “Logisnya jika BBM turun, harga kebutuhan pokok juga diturunkan. Banyak pedagang waktu lalu berdalih, jika BBM naik maka harga kebutuhan pokok ikut naik. Ini harus diperhatikan pemerintah,” koar Epy Legi, warga Tomohon Utara. (micky ratag)



































