Foto: Proyek yang diduga tidak bestek di Pulau Lembeh
Proyek 'Siluman' Gentayangan di Pulau Lembeh
Pemkot Bitung 'Cuek'
Lembeh, ME
Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung diminta intens melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan di Pulau Lembeh. Sebab, sejumlah pengerjaan ditenggarai tidak sesuai spesifikasi.
Pantauan manadoexpress.co ada proyek di wilayah ini pembangunannya tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Sebagian besar pengusaha jasa konstruksi, terindikasi menjadikan proyek sebagai objek dalam meraup keuntungan tanpa mempertimbangkan azas manfaat.
Seperti sumur bor yang berada di Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Lembeh Selatan dan proyek pengadaan air bersih di Kelurahan Lirang Kecamatan Lembeh Utara (Lembut).
Proyek berbandrol sekira Rp1 miliar diduga siluman, sebab tidak dilengkapi dengan papan identitas proyek. ”Proyek ini seakan tertutup, karena sampai saat ini papan proyek tidak terpasang. Bagaimana kita mengetahui anggarannya berapa dan sumber dananya dari mana,” ketus Simon, warga Lirang.
Ia menduga proyek ini dikerjakan asal jadi. ”Proyek ini terkesan asal jadi dan tak sesuai bestek. Selain tak bertuan, sumber air diambil dari wilayah bukit Aer Bajo yang berjarak 8 Kilometer, tidak jelas. Kalau musim panas akan kering sebab lokasi air yang diambil bukan langsung dari mata air, tetapi cuma air yang mengalir melalui bukit,” terangnya.
Begitu juga galian instalasi pemasangan pipa yang berdiameter 3 yang ditanam sekira 20 cm dari permukaan tanah. Sewaktu–waktu, kata dia, mobil dan alat berat proyek jalan lingkar Lembeh bisa menggilasnya ,” lugasnya, Sabtu (17/1).
Dia berharap pemerintah dapat meninjau pelaksanaan proyek, agar setiap program yang diupayakan pemerintah, menyentuh kesejahtraan masyarakat.(raynaldi pratama)



































