Foto: Trotoar rusak akibat pembangunan jalan
Proyek Jalan Tomohon-Kawangkoan Disorot
Tomohon, ME
Proyek rekonstruksi/peningkatan struktur jalan, Tomohon-Kawangkoan yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bima Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XI Manado, dikeluhkan warga.
Mega proyek yang dikerjakan PT Kemilau Nur Sian, dinilai merusak wajah Kota Tomohon. Sebab, dalam pengerjaan, pelaksana terkesan mengabaikan kondisi trotoar yang terletak di wilayah Kelurahan Tumatangtang hingga Kelurahan Matani.
Aktifis Tomohon, Dani Tular, Jumat (16/1) mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksana yang tidak memperhatikan pembangunan trotoar. Padahal, menurut dia, trotoar yang dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon sangat representatif. Untuk itu, Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umun (PU) diminta untuk berkordinasi dengan Balai Jalan, meminta mengembalikan struktur trotoar seperti semula.
“Sangat disayangkan, semestinya pembangunan jalan tersebut tidak boleh merusak pembangunan lainnya. Karena, pembuatan trotoar juga menggunakan dana yang tidak sedikit. Dinas PU Tomohon harus segera berkoordinasi dengan Balai Jalan,” koarnya.
Terpisah, Kepala Dinas PU kota Tomohon, Joice Taroreh, ST MSi menjelaskan, akan segera mengirim surat kepada Balai Jalan, untuk segera memperbaiki trotoar yang rusak.
“Kami sudah dua kali mengirim surat, tapi sampai saat ini, belum ditindak lanjuti. Akan tetapi kami akan kembali berkordinasi untuk hal ini,” terang Taroreh.(micky ratag)



































