Mangumbahang Kritisi Instansi Terkait

Terkait Bencana Tanah Longsor di Sangihe


Manado, ME - Bencana tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa di Kabupaten Sangihe akhir tahun 2014 lalu, masih meninggalkan bekas di benak legislator Sulawesi Utara (Sulut), Ferdinand Mangumbahang ST. Kepada Media ini, ia mengaku sedih dengan keputusan penghentian pencarian korban.

"Kasihan kan, pencarian korban dihentikan setelah dilakukan sekian lama. Hanya ditimbun dan didoakan," tutur Mangumbahang.

"Dari segi kemanusiaan, menurut saya ini sangat menyedihkan. Harusnya pencarian korban harus tetap dilakukan bagaimanapun caranya. Namun kondisi di lapangan memang disesalkan juga," aku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut dari daerah pemilihan (Dapil) Nusa Utara ini.

Instansi teknis pun tuai sorotan. " Ini sebenarnya soal keseriusan instansi terkait di pemerintah. Harusnya ada upaya yang lebih serius yang bisa dilakukan," keluh politisi Partai Gerindra ini.

Sementara, soal rencana Komisi III DPRD Sulut dan BPBD Provinsi yang akan meninjau lokasi bencana tersebut, diapresiasi Mangumbahang. "Kalau Komisi III akan turun dengan BPBD dalam waktu dekat, itu bagus. Karena pasti akan memberi banyak manfaat di lokasi bencana. Kami sangat mendukung rencana ini," tandas Mangumbahang. (rikson karundeng)



Sponsors

Sponsors