Persoalan Infrastruktur dan PT JRBM Dikeluhkan
Komisi II DPRD Boltim Sambangi Gedung Cengkeh
Manado, ME - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menggelar kunjungan kerja ke Gedung Cengkeh, Kamis (15/1). Personil Komisi II itu diterima anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Lontoh, Amir Liputo, Frangky Wongkar, serta legislator Sulut asal Boltim, Rita Lamusu Manoppo.
Maksud kunjungan kerja Komisi II DPRD Boltim ke gedung rakyat Sulut itu untuk menanyakan sejumlah proyek pembangunan di Boltim yang didanai APBN tahun 2015.
Dalam kesempatan itu, berbagai persoalan rakyat Boltim ikut dikeluhkan. Mulai dari proyek APBN yang dinilai kurang baik hingga soal perusahan tambang yang ada di Boltim.
"Perusahan tambang PT JRBM sangat merugikan masyarakat. Mereka telah mengambil kekayaan dari Boltim tapi mengabaikan banyak tanggungjawab. Salah satu hal yang sangat memprihatinkan, hak mereka yang sudah bekerja di sana yang belum dipenuhi oleh pihak perusahan," keluh para wakil rakyat Boltim.
Mereka juga mengeluhkan tentang permasalahan hutan yang telah dikapling oleh beberapa perusahaan dan masalah air bersih di Boltim.
"Kunjungan kerja DPRD Boltim patut diberikan apresiasi. Mereka memberi masukan dan pendapat tentang pembangunan yang ada di daerah mereka," ujar Edwin Lontoh, merespons pemaparan para legislator Boltim.
"Untuk pembangunan jalan di tahun ini, Boltim kecipratan 15 miliar rupiah untuk pembangunan jalan Togid dan jalan Modayag-Molobog 12,3 miliar rupiah. Ada juga rehabilitasi irigasi yang ada di desa Buyat sebesar 4,6 miliar rupiah," papar Lontoh.
Khusus untuk permasalahan di tambang JRBM, Lontoh menegaskan Komisi III DPRD Sulut akan turun langsung ke lapangan.
Di akhir kunjungan itu, Ketua Komisi II DPRD Boltim, Argo Sumaiku bersama anggotanya, mengaku sangat berterima kasih kepada DPRD Provinsi Sulut yang telah menerima mereka.
"Terima kasih bisa bersama-sama dengan kami untuk membantu pembangunan daerah kami," tutur Sumaiku. (joyke watania)



































