Foto: Ilustrasi Wisatawan Asing.(Ist)
Pariwisata Sulut Menukik
Manado,ME - Prospek pariwisata Sulut jauh dari ekspektasi pemerintah. Berbagai iven internasional yang digelar dengan harapan berdampak pada kunjungan turis, disinyalir mubazir. Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke daerah ini mengalami penurunan yang sangat drastis.
Data di Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut yang diumumkan Januari 2015 mencatat, pada bulan November 2014 jumlah wisman yang datang melancong ke Bumi Nyiur Melambai hanya sebanyak 943 orang. Sementara di periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 1.623 orang.
“Ya, terjadi penurunan sebesar 42,04 persen. Data ini melalui pintu masuk atau point of entry Bandara Sam Ratulangi,” kata Kepala BPS Sulut, Faizal Anwar kepada sejumlah wartawan.
Dia mengharapkan kedepannya pemerintah akan lebih fokus lagi mengembangkan pariwisata di daerah ini.
“Supaya bergairah lagi wisman ke Sulut,” ucapnya.
Dari 943 orang yang datang ke Sulut, terbanyak berasal dari negara Jerman dengan jumlah 157 wisman.
“Disusul Amerika Serikat sebanyak 93 orang, Inggris 66 orang, Perancis 59 orang dan dari Jepang 48 orang serta dari Filipina 44 orang,” bebernya.
Sementara negara lainnya yang berkunjung ke daerah ini berasal dari Malaysia sebanyak 36 orang, Tiongkok 25 orang, Hongkong 29 orang, Australia 39 orang, Korea Selatan lima orang, Taiwan dua orang, India tiga orang, Thailand sebanyak dua orang dan negara lainnya 205 orang.
"Jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu, kunjungan wisman ke Sulut mengalami penurunan sebesar 42,04 persen dari 1.623 orang pada November 2013 menjadi 943 orang pada November 2014," katanya.
Sementara jika dibandingkan tahun 2012 mengalami penurunan sebesar 30,87 persen dari 1.364 orang pada November 2012 menjadi 943 orang pada November 2014. (raimon sumual)



































