Dituding Perampok, Mayulu Balik Tantang Mokodompit Cs

Beri Waktu 1x24 Jam Siap Bahas Soal APBD


Bolaang Uki, ME - Geram dituding perampok, Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi Herson Mayulu, SIP balik menantang Ruslan Mokodompit Cs untuk berdiskusi soal APBD. Diberi waktu 1x24 jam, pemerintah daerah siap meladani Mokomdpit Cs.

"Jangan jadi pengecut, hanya berani berkoar di dunia maya," kata Mayulu, Senin (12/1).

Menurut Papa Ven, sapaan akrabnya, tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD siap membahas soal APBD.

"Jangan tuduh kami perampok, itu adalah pembunuhan karakter dan tidak mendasar sama sekali," tegas Papa Ven.

Dijelaskan bupati pertama pilihan rakyat ini, pemerintah bekerja sesuai aturan, ada rambu-rambu yang harus dipatuhi.

"Kalau tidak tahu apa-apa jangan sembarang menuduh," kata Mayulu dengan nada tinggi.

"Seharusnya, diskusi di dunia maya, jejaring sosial Facebook tetap menjaga etika dalam menyampaikan pendapat, tidak sembarang bicara dan tak punya dasar," ujarnya.

Menurut Papa Ven, dirinya punya tanggungjawab moral terhadap daerah.

"Sebagai putra daerah yang turut berjuang membentuk menjadi kabupaten dan perjuangan saya tidak akan rusak dengan merampok daerah saya sendiri," jelas Mayulu.

Hal senada dikatakan Ketua DPRD, Marsel Aliu. Ia pun menyatakan kesiapan untuk membahas soal APBD. Badan anggaran sudah siap untuk membahas bersama-sama dengan Ruslan Mokodompit Cs.

"Silahkan datang ke Bolsel, kami tunggu," kata Marsel serius.

Sebelumnya dalam diskusi di dunia maya, grup Facebook 'Tuntutan Rakyat Bolsel', postingan akun yang bernama Ruslan Mokodompit melontarkan tudingan soal perampok terorganisir.

Kutipan pernyataan dalam grup Tuntutan Rakyat Bolsel beberapa hari lalu,"Mantaplah kalau begitu, tapi kayaknya mau tak mau tim pak AYS mau tak mau lebih bekerja keras tidak ada alsan untuk lengga karena kita juga semua tahu saham sosial politik pak Herson dan partainya juga timnya lakukan selama lima tahun tapi tidak kalah banyaknya juga kesalahan yang pak herson dan partai serta timnya lakukan terutama mengutamakan kepentingan pribadi kelompok mereka kalau bahasa saya mereka ini adalah tim perampok terorganisir,".

Kalimat inilah yang memicu kemarahan politisi PDIP. Bahkan Papa Ven mengancam akan melaporkan pernyataan Ruslan Mokodompit ini ke penegak hukum sebagai sebuah penghinaan.

Namun Mokodompit membalas jika dirinya akan mempertanggungjawabkan ke rakyat Bolsel untuk menjelaskan hal ini.

"Agar mereka tahu perampok yang sudah terjadi di Bolsel," tulis Mokodompit dalam postinganya. (stanly kakunsi)



Sponsors

Sponsors