Foto: Ramoy Markus Luntungan
RML Siap Bertarung di Pilkada Minsel
Amurang, ME - Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu dan Partai Golkar patut waspada. Sejumlah figur dengan basis massa signifikan mulai muncul ke permukaan. Kompetisi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Minsel tahun 2015 atau 2016 dipastikan semakin seru.
Semakin banyaknya kompetitor handal yang menyatakan siap mencalonkan diri jadi pemicu. Setelah ketua Partai Demokrat Minsel, John Sumual digadang-gandang bakal berkompetisi, telinga konstituen 'Cita Waya Esa' gempar seiring pernyataan sikap eks Bupati Minsel periode 2005-2010 Drs Ramoy Markus Luntungan, yang menyatakan siap untuk kembali maju bertarung di pesta demokrasi lima tahunan itu.
Cita-cita untuk kembali membawa perubahan di tanah Minsel membuat RML (sebutan familiarnya) rela mengorbankan posisinya sebagai Kelompok Ahli (Pok Ahli) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) RI.
“Ini sebagai bentuk kesiapan diri saya untuk tampil kembali membawa perubahan di tanah Cita Waya Esa, yang kita cintai bersama ini," kata lulusan terbaik Lemhanas ini, kepada Manado Express.
Kesediaannya maju bertarung dalam Pilkada tahun ini adalah juga sebagai bentuk jawaban atas panggilan naluri untuk memberikan pengabdian bagi rakyat Minsel.
“Jika rakyat menginginkan saya kembali memimpin Minsel, dengan keyakinan pasti saya akan menjawab permintaan rakyatku ini dengan memberi diri mengikuti perhelatan akbar pemilihan bupati. Fox Populi Fox Dei (suara rakyat adalah suara Tuhan). Saya pasti siap bertarung lagi demi kemenangan rakyatku," lugasnya.
Sementara sejumlah kader, akar rumput hingga simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Minsel, berharap RML bisa bertarung di Pilbup Minsel mengunakan panji Moncong Putih. "Besar harapan pak RML bisa merespon aspirasi kami ini dengan memberi diri dan membuka komunikasi dengan pimpinan-pimpinan PDI Perjuangan di semua tingkatan," harap Jhon M dan Ronald K kader dan simpatisan PDI Perjuangan Minsel.
"Kami juga berharap pimpinan-pimpinan PDI Perjuangan bisa merespon aspirasi kami ini. Karena kami yakin, pak RML bisa kembali mengangkat citra PDI Perjuangan di tanah teguh bersinar ini, seperti era 2005-2010," tandasnya.
Menjawab aspirasi ini RML menyatakan, jika rakyat menginginkannya untuk mengunakan mesin partai PDI Perjuangan, dirinya pasti siap mengikuti proses penjaringan penetapan calon bupati dari PDI Perjuangan.
"Saya siap untuk ke tiga kalinya maju mengunakan mesin partai PDI Perjuangan. Ini juga menjadi kerinduan saya," kata ex bupati Minsel selama 8 tahun ini.
"Intinya saya ingin menjadikan rakyatku sebagai panglima-panglima bukan prajurit-prajurit di tanah Minahasa Selatan," tandas Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa di era kepemimpinan Bupati Drs Dolfi Tanor ini. (revel maliangkay)



































