Foto: Ilustrasi Honda K2
Nasib Honda K2 Masih 'Kabur'
BKDD dan Ketua DPRD Jadi Jaminan
TUTUYAN, ME - Sedikitnya 123 Honor Daerah (Honda) Kategori II (K2) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang telah dikumpulkan oleh Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Boltim pada waktu lalu, menurut Kepala BKDD Boltim, Darwis Lasabuda, telah diberikan penjelasan tentang nasib mereka.
“Mereka dikumpulkan karena adanya isu yang beredar, bahwa ada oknum yang mengatas namakan pejabat sudah memanfaatkan momen-momen, begitu di tanyakan kepada mereka tidak ada yang mau mengaku, nah ini yang menjadi inti dari BKDD untuk mengumpulkan honorer dan mereka di berikan masukan-masukan supaya jangan percaya dengan iming-iming yang mengatasnamakan pejabat,” terang Darwis.
Ditanya soal kejelasan nasib K2, dirinya menjelaskan, berkas ke 123 honda sudah di kirim ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), kita tinggal menunggu kebijakan dari pemerintah Menpan-RB.
“Keputusannya ada sama Menpan-RB, kalau memang dalam waktu dekat, bila di bulan januari ini ada kejelasan atau belum yah kita menunggu saja, karena mereka yang tentukan, tapi BKD dalam hal ini akan terus berusaha memperjuangkan mengenai nasib honda ini,” jelasnya.
Lanjut Darwis, berkas serta Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang di tandatangangi Bupati terlah di kirim ke Menpan-RB sejak bulan Oktober 2014 lalu. “Itu sementara di kaji. Kelanjutannya tinggal menunggu kebijakan baru,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Boltim, Sachrul Mamonto, mengatakan dirinya siap mengawal serta memperjuangkan serta mendampingi BKDD untuk memperjuangan nasib K2, yang tersisa sebanyak 123 orang, yang tidak lulus pada ujian K2 pada 3 desember 2013 lalu.
“Saya siap mengawal, mendampingi para honor K2,” aku Mamonto. (ismail batalipu)



































