Curanmor 'Ganas' di Minut

Polisi Diminta Bertindak Cepat


Kauditan, ME - Awal tahun, kondisi keamanan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kian mengkhawatirkan. Aksi kriminal seperti pencurian, menjadi-jadi. Seperti yang terjadi di Desa Kawiley Kecamatan Kauditan, Minggu (11/1) kemarin. Pencurian kendaraan bermotor terjadi saat umat Kristen melangsungkan ibadah.

Kronologisnya, sekira pukul 09.00-11.00 Wita, warga GMIM Kyrios Kawiley sedang melangsungkan ibadah. Namun, setelah ibadah selesai, motor Honda Blade yang di parkir di samping gereja milik Yerri Tangkudung, raib. Kejadian ini baru pertama kali terjadi di Kawiley saat ibadah di gereja.

"Saya kaget ketika mencari motor yang di parkir sudah tak ada dan setelah dicari tahu ternyata memang benar sudah hilang. Pelaku pencurian itu tak tahu diri, walaupun saat ibadah tapi masih saja melakukan aksi mencuri," kesal Yerri, yang saat itu kebingungan mencari motornya.

Kejadian Curanmor seperti itu sudah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat.

"Dengan adanya kejadian seperti ini diharapkan aparat kepolisian dapat cepat mengusutnya, sebab kalau dibiarkan terus, bisa saja lebih banyak masyarakat jadi korban," usul aktivis pemuda Minut Jemmy Karongkong.

Semakin banyak aksi pencurian memang menjadi tanggung jawab kepolisian.

"Masyarakat harus lebih berhati-hati saat membawa kendaraan kalau motor jangan lupa kunci stir dan parkir di tempat yang dirasa aman. Begitu juga saat membawa mobil harus diperhatikan apakah pintu dan jendela sudah terkunci betul atau tidak.

"Polisi tidak tinggal diam dan pasti akan terus memburu siapa saja pelaku curanmor tersebut, dan akan diganjar sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolres Minut AKBP Djoko Wienartono SIK. (risky pogaga)



Sponsors

Sponsors