Dirikan Tenda dan Dapur Umum, Walikota Instruksikan Instansi Terkait Segera Bertindak


Manado, ME

Curah hujan yang cukup tinggi mengguyur Kota Manado. Kondisi ini tidak hanya membuat kurang nyaman bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana banjir dan tanah longsor tapi seluruh warga yang ada.

Untuk menangani persoalan ini, Walikota Manado, DR Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL), menginstruksikan kepada instansi terkait, dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Manado segera bertindak membantu warga dengan mendirikan tenda, untuk dijadikan tempat pengungsian dan sebagai dapur umum di beberapa titik.

"Saya telah menginstruksikan kepada instansi terkait agar segera bertindak, untuk segera mendirikan tenda dan dapur umum. Untuk warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar tetap siaga dan waspada, dengan curah hujan yang cukup tinggi untuk sekiranya bisa mencari tempat yang aman untuk mengungsi sementara," himbau Walikota GS Vicky Lumentut, Minggu (11/1).

Sementara Kepala Dinsos Kota Manado, Frans Mawitjere, saat dikonfirmasi terkait hal ini, membenarkan kalau pihaknya telah menerima instruksi dari Walikota, untuk segera bertindak membantu warga dengan mendirikan tenda sebagai tempat pengungsian dan dapur umum.
Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi meluapnya DAS Tondano, serta sejumlah titik yang rawan terjadi banjir karena sejak Sabtu kemarin hujan tidak berhenti.

“Pemerintah Kota (Pemkot) sejak tadi malam telah standby. Sebagaimana instruksi Walikota mengantisipasi intensitas hujan yang tinggi,” ujar Mawitjere.

Ditambahkan, pihaknya telah mendirikan tenda dan dapur umum di Mahawu sejak dua hari lalu.

“Di Kelurahan Mahawu kami telah mendirikan dapur umum sejak dua hari lalu. Sedangkan empat lainnya berada di sejumlah titik,” kata Mawitjere. (sonny dinar)



Sponsors

Sponsors