Foto: Foto: Wartawan ME Candra Rooroh di lokasi banjir, seputaran Kelurahan Komo Luar.
Banjir Mulai 'Serang Manado'
Warga Berharap Bantuan Pemerintah
Manado, ME
Hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Nyiur Melambai sejak Sabtu (10/1), membuat sejumlah titik di Kota Manado terendam. Warga terlihat panik ketika air mulai naik sejak Minggu (11/1) subuh. Kehadiran pemerintah pun dinantikan warga yang mulai kehilangan daya saat diterjang banjir.
"Kami di Kelurahan Banjer sejak sekitar jam 2 malam air sudah mulai naik. Air terus naik sampai jelang siang. Cuma memang blum ada pemerintah. Kami harap pemerintah bisa membantu kami," tutur Marli Takahindengan, warga setepat, Minggu (11/1).
Hal yang sama dikeluhkan warga di titik banjir lainnya. Kepada Manado Express mereka mengaku sangat berharap bantuan pemerintah.
"Di sini memang rawan banjir setiap musim penghujan. Tadi subuh, sejak pukul 2 masyarakat sekitar telah waspada dan berjaga-jaga," ungkap Mardhan, warga Lingkungan 2 Komo Luar.
"Kondisi pergerakan air dari pukul 5 subuh sudah naik. Sampai pukul 6 air sudah sampai di depan mesjid KH Arsyad Thawil," kata Mardhan.
Mereka mengaku kecewa karena pemerintah belum juga melihat kondisi warga yang terendam banjir. "Dapa lia di luar so surut mar tu di dalam daerah sekitaran DAS masih baku jaga deng aer. Sampai sekarang belum ada pemerintah yang meninjau lokasi," akunya.
Menurut Mardhan, warga Komo Luar berharap pemerintah bisa antisipasi dan waspada ketika kondisi cuaca seperti sekarang. "Minimal sudah ada tindakan sehingga masyarakat tidak akan cemas apabila datang cuaca seperti ini," harap Mardhan. (candra rooroh)



































