Foto: Foto : Ferdi Sinedu
Pemkab Sangihe Dinilai Tidak Serius Urus Pengembangan Ekonomi
Tahuna, ME
Ketua Komisi B DPRD Sangihe Ferdi Sinedu, menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe tidak serius dalam memperhatikan perkembangan serta kemajuan perekonomian yang ada di wilayah Sangihe. Hal tersebut disampaikannya di depan sejumlah wartawan, Sabtu (10/1//15).
Ia menjelaskan, dirinya selaku Ketua Komisi B yang membidangi pembangunan akan melakukan rapat bersama instansi teknis, terkait dengan kehadiran Usaha Dagang (UD) Nangka, yang sudah beberapa bulan terakhir ini beroperasi di wilayah Sangihe dengan menanam modal untuk pembelian Pala.
"Dengan hadirnya UD Nangka ini, maka menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat. Pasalnya, UD ini hanya membeli Pala A saja, sedangkan lainnya tidak dibeli sehingga menimbulkan permasalahan. Hal ini perlu dibahas secara bersama antara legislatif dan eksekutif agar mendapat solusi yang tepat tanpa merugikan pihak tertentu," kata Sinedu.
Namun dirinya menyayangkan dimana sesuai dengan undangan pertemuan pukul 10.00 WITA, setelah menunggu sekitar 1 jam lebih 15 menit, rapat yang sedianya akan dipimpin oleh Asisten 2 mewakili Pemkab Sangihe akhirnya urung dilaksanakan.
Kontan saja hal ini membuat Sinedu langsung mengambil sikap dengan meninggalkan kantor Bupati yang menjadi lokasi rapat.
"Maaf kami harus permisi pulang dulu, sudah cukup kami menunggu," tandas Sinedu di depan sejumlah pejabat yang terundang untuk mengikuti rapat.
"Ini pertanda kalau Pemkab kurang serius menyelesaikan permasalahan ini. Yah, kalau Pemkab seperti ini perekonomian yang ada di Sangihe sulit berkembang," tambah eks Ketua Panwaslu Sangihe ini.
"Bagaimana kita mau menyelesaikan persoalan sedangkan mau rapat saja harus molor waktunya. Padahal tugas kami tidak saja mengurusi soal pala saja, karena masih banyak tugas lain yang harus kami selesaikan pula," tegas pemilik Archivison Consultan ini.
Setelah dikonfirmasi mengenai kenapa rapat belum juga dimulai, padahal waktu yang ditentukan sesuai dengan undangan sudah molor satu jam lebih, salah satu pejabat yang juga merupakan peserta rapat mengatakan belum dimulainya pembahasan soal UD Nangka karena Asisten 2 yang sedianya akan memimpin rapat, masih sedang ada acara bersama dengan Bupati. (rindu makikui)



































