Tuuk Desak Mayulu Segera Copot Pejabat 'Kumabal'


Manado, ME

Rencana Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Herson Mayulu untuk menonjobkan pejabat di jajaran pemerintahannya yang tidak tinggal di Bolsel, mendapat dukungan dari legislator Sulawesi Utara (Sulut), Julius James Tuuk. Anggota Dewan Sulut daerah pemilihan (dapil) Bolaang Mongondow Raya ini bahkan mendesak agar Mayulu segera merealisasikan rencananya tersebut.

"Saya bukan hanya setuju dengan keputusan Bupati tetapi sekaligus mendorong Bupati segera eksekusi keputusan itu," tandas Tuuk, Senin (5/1).

Menurutnya, Bupati Mayulu perlu memberikan tenggat waktu kepada para PNS 'kumabal' itu agar segera menetap di Bolsel. Jika tidak, tindakan tegas segera diambil. "Jangan hanya buat wacana. Syaratnya, sosialisasi dan memberikan tenggang waktu kepada para pegawai negeri untuk mencari tempat tinggal di wilayah Bolsel. Jika tenggang waktu sudah habis dan yang bersangkutan belum juga tinggal di Bolsel, langsung eksekusi," tegas politisi PDIP ini.

"Prilaku PNS yang demikian sangat mengganggu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pemerintah dalam hal pelayanan," pungkasnya.

Diketaui, Bupati Bolsel Herson Mayulu, telah mewarning pejabat eselon II, III dan IV yang enggan tinggal menetap di Kabupaten Bolsel bakal dicopot dari jabatannya. Penegasan ini dikatakannya, saat memimpin apel perdana seluruh jajaran pegawai Pemkab Bolsel di lapangan Molibagu, Senin (5/1). "Sudah berulang kali saya imbau agar pejabat harus tinggal menetap di daerah, jika tidak mau silahkan tinggalkan jabatan anda," tutur Papa Ven, dengan nada tinggi.

Dari data yang diperoleh manadoexpress.co, hingga saat ini masih ada sejumlah pejabat di Pemkab Bolsel yang belum menetap di Bolsel. (rikson karundeng)



Sponsors

Sponsors