Foto: Kembang Api (Ilustrasi)
1 Jam, Langit Tondano Terbakar
Tondano, ME
Sekira 60 menit, angkasa Tanah Toar Lumimuut terang benderang. Selain dipenuhi warna warni berbagai jenis kembang api dan mercon, bunyi ledakan seperti bom, bergemuruh diseluruh wilayah Minahasa Raya.
Momentum ini merupakan simbol pergantian tahun 2014 ke tahun 2015, yang tiap tahun menjadi tradisi rutin bagi seluruh masyarakat di belahan bumi termasuk Minahasa. “Untuk wilayah Kecamatan Eris saja, diperkirakan ada miliaran rupiah uang rakyat terkuras untuk itu,” ujar Olvander Patirukan, aktifis pemuda di Kecamatan Eris.
Bagi dia, gaya ini menjadi akumulasi ungkapan syukur masyarakat Minahasa atas penyertaan Pencipta, selama tahun 2014. “Bagi saya itu merupakan hal yang wajar. Asal tidak membebani masyarakat. Ke depan, kami mengusulkan peringatan seperti ini bisa dipusatkan di satu tempat, sehingga menjadi ajang kebersamaan yang bisa menggenjot industri pariwisata,” jelasnya.
“Mungkin bisa dirangkaikan dengan festival Danau Tondano atau kegiatan berbau pariwisata. Yang jelas harus bekerjasama dengan aparat untuk pengamanan.” (victor rempas/media sulut)



































