Anas: Usut Tuntas Pembunuhan Wartawan di Manado
Jakarta, ME
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta aparat hukum segera bertindak tegas. Anas mengatakan itu terkait dengan pembunuhan yang menimpa seorang wartawan media cetak lokal Manado, Sulawesi Utara, dari Harian Metro, Aryono Linggotu (26). Aryono ditemukan tewas bersimbah darah di samping motornya.
"Polisi harus mengusut tuntas kasus pembunuhan wartawan di Manado. Kasus ini sangatlah serius. Bukan saja menjadi ancaman nyata bagi kebebasan pers, tetapi juga mengancam nilai-nilai kemanusiaan. Segera tangkap, adili dan hukum pelakunya secara adil," tegas Anas melalui rilis yang diterima situs ini.
Lebih lanjut, mantan Ketua Umum PB HMI ini mengatakan kasus pembunuhan seperti yang menimpa Aryono harus menjadi perhatian khusus. Baginya, profesi wartawan harus mendapat perlindungan dan dijaga.
Selain itu, pelaku harus mendapatkan hukuman yang berat. Agar tidak terulang lagi. Sebab, pers merupakan bagian dari demokrasi.
"Kasus-kasus kekerasan kepada para wartawan juga harus mendapatkan perhatian serius. Wartawan harus mendapatkan perlindungan dan keamanan di dalam menjalankan tugas jurnalistik. Para pelaku kekerasan juga harus ditindak tegas, agar tidak menjadi virus buruk yang menyebar dan merusak kebebasan pers," jelasnya.
Aryono ditemukan sudah tidak bernyawa pada pukul 05.00 WITA. Korban meninggal dalam kondisi mengenaskan, tergeletak di samping sepeda motornya. Ditemukan 14 luka bekas tusukan senjata tajam di tubuhnya.
Aryono ditemukan tertelungkup di Jalan Daan Mogot 4, Tikala Baru, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Selang 8 jam, Kepolisian berhasil menangkap salah seorang pelaku. Pelaku berinisial JK alias Jim (17). Ia ditangkap di rumahnya, Kampung Merdeka Kelurahan Dendengan Dalam Kecamatan Tikala, Minggu (25/11) sekitar pukul 13.30 WITA.
Korban dikenal sebagai wartawan liputan kriminal yang ngepos di Mapolresta Manado. Minggu Sore, jenazah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Banjer.(inl)
foto: Anas Urbaninggrum



































