Warga Batuputih Nilai Polres Bitung Tak Adil
BITUNG, ME : Ratusan warga Desa Batu Putih, Senin (03/03) siang tadi, menduduki Mapolres Bitung. Aksi ini dilakukan warga sebagai bentuk protes kepada pihak kepolisian Bitung yang di nilai tidak adil terkait penahanan 17 warga Batuputih.
Warga merasa tidak adil karena pihak BKSDA yang menurut warga telah menumbangkan puluhan pohon untuk kepentingan pembangunan jalan malah tak diproses secara hukum. “Sementara kami yang jelas-jelas menyatakan penolakan proyek pembangunan jalan malah ditangkap,” protes warga.
Selain itu, warga juga menilai tindakan penahanan yang dilakukan aparat Polres Bitung ini terkesan sangat arogan. “Proses penangkapan terhadap warga sangat kasar, seolah-olah warga yang di tahan adalah teroris. Bahkan ada warga yang tidak terlibat ikut kena tendangan aparat,” ketus seorang warga.
Menurut warga, ada dua orang warga di tangkap namun tidak sesuai dengan prosedur. Pasalnya, mereka di tangkap tanpa alasan jelas karena di anggap tak terlibat. “Ada seorang ibu yang di tahan tanpa diketahui alasannya menjadi depresi dan hipertensi sehingga harus dirawat di Rumah Sakit. Ada juga seorang opa berumur 75 tahun yang juga ikut ditahan, tapi sama sekali tidak pernah menebang pohon. Kami harap ada keadilan bagi masyarakat,” tutur warga.
Sebelumnya, belasan warga BatuPutih di tahan oleh pihak Polres Bitung karena dilaporkan BKSDA Sulut atas dugaan perambahan kawasan TWA Batuputih. (Rafly)



































