Terjadi di Boltim, Caleg Ancam Panwascam
TUTUYAN, ME : Sikap arogansi diperlihatkan salah satu calon legislatif (Caleg) Dewan Kabupaten (Dekab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terhadap komisioner Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Modayag.
Dengan maksud memberikan surat pemberitahuan terkait penertiban alat peraga kampanye (APK), justru Panwascam tersebut dimarahi dan bahkan diancam untuk dilaporkan ke bupati oleh caleg tersebut.
“Saat saya mau memberikan surat ke dia (caleg, red), saya dimarahinya dan akan dilaporkan ke bupati. Terpaksa saya langsung balik lagi, dan surat yang saya bawah itu tidak ditanda tanganinya,” ungkap salah satu komisioner Panwascam, yang meminta namanya tak dikorankan.
Lanjutnya, caleg tersebut memarahinya karena sempat mengambil gambar (foto) balihonya. “Kenapa difoto, saya tahu itu, dan saya akan turunkan sendiri sebentar,” ungkap dia menirukan bahasanya caleg tersebut, sembari menambahkan bahwa, caleg tersebut sudah menurunkan sendiri baliho-balihonya itu.
Sementara itu, ketua Panwascam Tutuyan Menli Pesik mengatakan, setiap caleg harus memperhatikan aturan-aturan yang sudah ditetapkan.
“Janganlah melanggar aturan. Disaat akan ditegur, justru kembali menegur. Yang saya lihat banyak APK-APK yang dipasang dan sudah menyalahi aturan, apalagi diwilayah kecamatan Tutuyan ini. Jadi diharapkan agar para caleg dapat menaati aturan-aturan yang telah disepakati. Intinya, mari kita sama-sama mensukseskan Pemilu ini,” ungkapnya.
Terkait dengan penertiban APK, dia mengatakan bahwa, pihaknya hanya sebatas merekomendasikan ke KPU, sedangkan untuk eksekutornya adalah pemerintah daerah (Pemda) dalam hal ini Kesbangpol dan Satpol PP.
“Mulai pekan depan, tim terpadu yang terdiri dari Panwaslu, KPU dan Pemda akan mulai menertibkan APK-APK yang dinilai menyalahi aturan. Jadibagi caleg-caleg yang merasa APK-nya melanggar aturan, sebaiknya diturunkan lebih dulu, sebelum diturunkan secara paksa oleh petugas nanti,” tuturnya.(Rahman)



































