Tundukkan Italia, Prancis Bangga Luar Biasa
BEK andalan Timnas Prancis, Patrice Evra, sangat bangga usai Les Bleus mempecundangi Timnas Italia dengan skor tipis 1-2, dalam laga ujicoba, Kamis (15/11) dinihari WIB, di Stadion Ennio Tardini.
Meski hanya bertajuk persahabatan, kedua kesebelasan tampil ngotot sejak pertandingan dimulai dan jual beli serangan dalam tempo tinggi tak terhindarkan.
Tuan rumah berhasil membuka skor di menit ke-35 melalui sontekan penyerang mudanya, Stephan El Shaarawy. Namun, skor kembali imbang dua menit kemudian, menyusul gol yang dilesakkan Mathieu Valbuena.
Di paruh kedua, tepatnya di menit ke-67, Bafetimbi Gomis yang baru masuk lapangan sekitar 5 menit menggantikan Olivier Giroud, mencetak gol yang membuat Prancis unggul dan akhirnya menentukan kemenangan dengan skor 2-1. "Publik Prancis tentu sangat bangga karena selalu bersaing ketat dengan Italia. Jadi, mereka pasti gembira kami pulang dengan kemenangan," ujar Patrice Evra, seperti dilansir Football Italia.
"Kami pun merasa gembira setelah mampu menahan imbang Spanyol di Madrid. Mengalahkan mantan juara Eropa adalah sebuah raihan yang luar biasa," sambung full back klub Manchester United itu.
Evra yang termasuk senior dalam skuad Les Bleus, mengungkapkan ada permasalahan saat Prancis melakoni Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Saat itu, mereka hanya mampu mendulang 1 angka di fase grup dan gagal lolos. "Kami memiliki masalah saat menghadapi Piala Dunia 2010, sedangkan Italia selangkah di depan kami saat ini. Kami berusaha membangkitkan kembali kejayaan Les Bleus dengan arahan Didier Deschamps yang telah meraih banyak piala," pemilik 46 caps Timnas Prancis itu menutup.
"Italia Tak Pantas Kalah!"
Pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli, merasa kecewa berat pasukannya kalah dari Prancis, dalam laga ujicoba di Stadion Ennio Tardini, Kamis (15/11) dinihari WIB. "Kami tak seharusnya menderita kekalahan seperti ini. Kami sempat bermain apik dengan pola 4-3-3 yang pertama kali diterapkan. Tapi, rupanya masih ada celah dalam pola itu yang berhasil dimanfaatkan oleh lawan," ucap Cesare Prandelli, seperti dinukil Football Italia.
"Namun, kami bersyukur bisa melakukan eksperimen dan akan terus melakukannya hingga sempurna. Kami pun memanfaatkan laga ini untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen," lanjut sang allenatore.
Pujian pun dialamatkan Prandelli kepada Stephan El Shaarawy yang tampil apik dan mencetak satu-satunya gol ke gawang Prancis. "Para penyerang telah melakukan yang terbaik dalam laga ini, dengan masing-masing karakteristik yang dimiliki. El Shaarawy sangat menyatu dengan tim yang sangat berguna bagi Italia," pungkas mantan pelatih Fiorentina tersebut. (inc)
Foto: Penyerang timnas Prancis, Bafetimbi Gomis merayakan gol kemenangan ke gawan Italia. (ist)



































