Perekrutan CPNS Boltim Diminta Ditinjau Kembali
TUTUYAN, ME - Pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Kembali menuai soroton, dimana pada perekrutan CPNS tahun 2013 ini dicurgai ada permainan calo, hal ini dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Surya Madani Bolaang Mongondow Raya (BMR) Muhammad Salim Landjar (MSL). "Saya minta kepada Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) meninjau ulang proses perekrutan CPNS Boltim," ujar MSL.
MSL yang juga merupakan kakak kandung Bupati Sehan Landjar ini meminta agar Bupati turun meninjau proses perekrutan. Pasalnya, dia mencurigai perekrutan CPNS Boltim terindikasi ada permainan calo. "Langkah pertama memeriksa kembali 75 persen berkas yang dinyatakan gugur, sebab dari 10 ribu pelamar yang gugur berkas sekitar 75 persen lebih, ini saya rasa tidak masuk akal. Rasionalnya 25 persen itu gugur, 75 persen itu ada (lolos). Sehingga kepada Bupati agar meninjau kembali panitia yang dibentuk untuk menyeleksi berkas," tegas MSL.
MSL menyebutkan persoalan CPNS ini adalah persoalan serius. Apalagi untuk Boltim selama dua kali perekrutan sebelumnya bermasalah hukum. "Waktu penjabat Bupati Kandoli Mokodongan, pada 2009 itu dikorbankan hingga masuk penjara adalah pejabat eselon III. Sebenarnya pelaku-pelaku utama tidak di jamah oleh hukum," ungkap MSL.
Kemudian, pada 2011. Dimasa kepemimpinan Bupati Sehan Landjar, terjadi lagi hal serupa hingga berakhir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Bahkan saat itu yang dikorbankan adalah keluarga Bupati. "Anak saya tidak lulus, anak dari adik saya tidak lulus, itu artinya Bupati tidak campur urusan CPNS," ungkapnya.
Namun Dia sangat menyesalkan karena diduga ada para mafia yang bergerak dilevel bawah tanpa sepengetahuan Bupati. "Untuk rekrutmen yang ketiga kali ini ada indikasi permainan dilakukan para mafia itu," katanya.
Ia menegaskan apabila ini tidak diindahkan, dirinya akan meminta kepada pihak kepolisian untuk mem-police line 75 persen berkas CPNS yang dinyatakan gugur. "Ini harus kami lakukan, dengan berdasarkan laporan pelamar," tandasnya.
Bupati Boltim Sehan Landjar saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya pada Minggu, (20/10/2013) sedang tidak aktif. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Boltim, Darwis Lasabuda mengatakan pihak panitia sudah maksimal dalam memverifikasi berkas para pelamar tersebut. Katanya, Bupati pun sebanyak 2 kali meninjau proses verikasi tersebut. "Kalau calo mungkin diluar barangkali, kalau didalam tidak ada calo. Panitia lakukan secara profesional, tidak ada tendesi apa-apa," ungkap Darwis.
Darwis menjelaskan, panitia seleksi yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim Muhammad Assagaf dan ketua tim pemeriksa berkas adalah kepala inspektorat Boltim, Muktar Limbanadi. "Soal pembentukan kembali panitia itu tergantung Bupati yang melihat dan menilai apa yang terjadi," Darwis.
Katanya, tidak memungkin lagi dilakukan verifikasi berkas karena pekan depan akan dilakukan pembangian kartu ujian dan pada 3 November telah ujian seleksi. "Kita pelaksana (seleksi berkas), tapi penentu bukan pemda tapi pemerintah pusat," jelasnya.
Sekadar diketahui, banyak arus penolakan atas pengumuman hasil proses seleksi administrasi CPNS yang dinilai tidak adil dilakukan panitia seleksi. Pasalnya, dari 10.011 pelamar namun yang lolos berkas hanya 2576 pelamar yang akan memperbutkan 243 formasi tersebut. Sebagian besar pelamar yang gugur adalah warga luar Boltim.
Foto : Muhammad Salim Landjar. (Ist)
Penulis : Rahman Igirisa
Editor : Chres



































