Seratusan Honda K-2 Boltim pertanyakan NIP
TUTUYAN, ME : Sebanyak 118 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dilingkungan Pemkab Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yang lulus seleksi lewat Honorer Daerah (Honda) Kategori Dua (K-2), terus mempertanyakan nasib mereka yang sampai saat ini tidak ada kejelasan dari Pemerintah Boltim.
Pasalnya, pasca pengumuman Honda K-2 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Nomor Induk Pegawai (NIP) yang menjadi syarat PNS, belum juga di kantongi.
"Sudah berapa bulan ini kami dinyatakan lulus, bahkan berkas yang diminta oleh Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Pemkab Boltim, untuk syarat keluarnya NIP, sudah kami masukan ke BKDD. Akan tetapi, sampai saat ini NIP-nya belum ada, mana tanggung jawabnya Pemkab Boltim," ungkap sejumlah Honda K-2, yang tak mau nama mereka disebutkan.
Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Darwis Lasabuda saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi lapangan terkait honda K-2.
"Selasa (hari ini-red) tim verifikasi akan turun kelapangan untuk memverifikasi keabsahan berkas honda K-2 yang dinyatakan lulus," ujar Darwis.
Lanjutnya setelah melakukan verifikasi lapangan dan dinyatakan asli atau bukan bodong, kemudian pihaknya mengirimkan ke Kemenpan setelah disetujui selanjutnya akan dibuatkan surat keputusan (SK) Bupati.
"Atas dasar itulah maka akan diusulkan ke BKN untuk mengeluarkan NIP," tandas Darwis. (Rahman)
Foto: Kaban BKDD Boltim, Darwis Lasabuda.



































