Dirgahayu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Yang Ke-5


Foto : Upacara pengibaran Bendera Merah Putih Dalam rangka HUT Boltim yang ke-5
.jpg)
Foto : Tampak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD Boltim bersama pimpinan TNI -Polri.
TUTUYAN, ME - Bertempat di halamanan Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), digelar Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Boltim yang ke-5, dipimpin langsung oleh Bupati Boltim Sehan Landjar, Jum'at (4/10/2013).
Lewat pidatonya Bupati menyampaikan, lewat momentum HUT Boltim ke-5 ini sebagai daerah otonom kita tetap eksis sebagai daerah otonom dalam dinamika pembangunan nasional, moment historis ini mengingatkan kita akan rintisan ide, gagasan serta buah karya yang digoreskan putra-putri Boltim demi kemajuan daerah tercinta, karena itu sudah selayaknya kita menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pemimpin tanah Totabuan dari waktu kewaktu dari semua element masyarakat Boltim yang telah turut memberikan kontribusi bagi daerah yang di cintai ini.
Bupati berharap, Semoga melalui HUT ke-5 ini kabupaten Boltim, tahun 2013 ini akan makin membakar tekad semangat masyarakat termasuk PNS dan tenaga kontrak honorer Boltim dari buyat sampai Moyongkota dan Kokapoy sampai Jiko balanga, secara cerdas dilandasi disiplin dan etos kerja yang tinggi mampu mengukir karya dan memacu bagi pembangunan tanah tercinta ini sesuai dengan profesi masing-masing.
"Kita patut bersyukur karena program-program pembangunan dalam mengupayakan harapan-harapan masyarakat walau pun di akui belum semua keinginan dan harapan masyarakat terakomodir dalam program pembangunan yang dilaksanakan tetapi suatu proses bahwa pembangunan secara radial dalam menjawab tuntutan dan harapan masyarakat yang menghendaki adanya kemajuan pembangunan termasuk di desa-desa terpencil atau pun yang terisolir," harapnya.
Kita sepakat bahwa dalam menatap Boltim perlu dibangun diantara semua pembangunan dalam berbagai sasaran merupakan kunci syarat nasional berlangsungnya pembangunan berkelanjutan melalui proses yang terpadu, terarah serta di dukung oleh seluruh komponen masyarakat.
Bupati menginginkan, Program dijadikan cermin untuk menyentuh lapisan masyarakat yang butuh, kita sementara berada pada rel peradaban, di era otonom saat ini dalam tatanan globalisasi kita harus dipacu dengan waktu yang tertib yang harus menjawab dengan kesiapan daerah dari sumber manusianya maupun sumber daya alamnya, kita harus beroriontasi dengan masa depan dengan tetap memberikan ruang kesinambungan mata rantai pembangunan tanpa menghambat dinamika tekad masyarakat.
"Masa depan boltim dalam genggaman kita semua, sebab jika bukan kita siapa lagi yang akan membangun boltim, dan jika bukan sekarang kapan lagi kita berani melangkah dengan torobosan baru, untuk merubah tantangan dan rintangan menuju cita-cita kesemuanya memang tidak semudah kita membalikkan telapak tangan," sambung Bupati.
Maka dari itu melalui kesempatan ini saya ingin menegaskan beberapa hal, penting kepada PNS, tenaga kontrak dilingkungan Boltim, (1). Memahami disiplin sebagai abdi negara, karena jika tidak dipahami dengan baik tentu efek dari diri itu sendiri akan tampak baik dalam diri seorang abdi negara, ingat efektifitas sangat berpengaruh dalam karir seorang abdi negara, tentunya sangat berpengaruh pula dalam kemajuan pembangunan daerah tercinta ini, (2). Ketaatan sumpah dan janji sebagai abdi negara perlu diingat kembali karena hingga hari ini, tidak sedikit abdi negara di daerah ini ingkar terhadap sumpah dan janjinya sendiri, (3)meningkatkan dan menampakkan potensi sebagai abdi negara, karena alasan pertama pemerintah mengangkat saudara-saudara sebagai abdi negara adalah karena memiliki potensi, (4). Tahun 2013 yang sebagai tahun kerja ternyata belum benar-benar ditingkatkan oleh PNS dan tenaga kontrak di lingkungan pemerintah kabupaten Boltim, hal ini di buktikan dengan kebiasaan PNS yang selalu datang terlambat dan pulang cepat dari yang terakhir.
"Tuntunya momentum ini HUT ke-65 daerah yang kita cintai saat terbaik bagaimana kita mereview, apakah kita telah menjadi abdi yang baik, masih banyak diantara kita yang mengabaikan tentang tugas-tugas kita datang terlambat pulang cepat, loyal tethadap pimpinan perlu di tingkatkan lagi karena sebagian pimpinan satuan kerja melaporkan adanya PNS yang tidak loyal terhadap pimpinannya, kedepan ada PNS yang tidak loyal kepimpinannya tentunya akan saya berikan sangsi berat, namun saya berharap kepada satua kerja untuk membinah secarah baik terhadap staf yang ada di satuan kerja," tutupnya.
Upacara ini berlangsung hikmat dan dihadiri oleh ketua DPRD Boltim Sumardia Modeong, Perwira Penghubung, mantan pejabat Wakil Bupati Bolaang Mongondow Raya (Bolmong) Sehan Mokoapa Mokoagow, forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD), kepala Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotamobagu, unsur TNI-POLRI serta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dan honor daerah (Honda) juga Sangadi, dan perangkat desa se-kabupaten Boltim beserta masyarakat Boltim.



































