Foto: Wali Kota Caroll Senduk.
Dana Transfer Pusat ke Tomohon Dipangkas Rp171,2 Miliar
Tomohon, MX
Upaya merealisasikan program Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, kini menghadapi tantangan besar pada sektor pendanaan. Pasalnya, dana transfer pusat ke daerah untuk Tomohon telah dipangkas. Kondisi ini menuntut pemerintah harus lebih kreatif, inovatif dan adaptif dalam mengelola keuangan serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
"Saat ini kita menghadapi tantangan fiskal. Alokasi dana transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat pada tahun 2026 mengalami penurunan sebesar Rp171.200.000.000,00. Angka sebelumnya dari Rp599.700.000.000,00 menjadi Rp428.500.000.000,00," beber Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, S.H., dalam konsultasi publik di Anugerah Hall, Selasa (14/10), kemarin.
Terkait itu, Pemkot Tomohon akan melakukan beberapa penyesuaian strategis. Memfokuskan belanja pada program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat. Menerapkan prinsip money follows program, dengan alokasi anggaran yang berbasis kinerja. Melakukan efisiensi belanja operasional dan kegiatan seremonial. Selanjutnya mengembangkan potensi PAD melalui digitalisasi pajak dan retribusi daerah. Mendorong kolaborasi dengan sektor swasta, BUMD dan lembaga non-pemerintah.
"Saya yakin, dengan kerja sama dan semangat kebersamaan, bersama masyarakat kita mampu menjawab berbagai tantangan. Bahkan bisa mewujudkan Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera," tandas Caroll. (hendra mokorowu)



































