SD Inpres Woloan Dua Juarai Lomba Cerita Rakyat Minahasa


Tomohon, MX

Peserta didik Sekolah Dasar (SD) Instruksi Presiden (Inpres) Woloan Dua berhasil keluar sebagai juara dalam ajang yang digelar Sanggar Kamang Wangko Woloan. Adalah lomba cerita rakyat Minahasa dialek Tombulu, yang dilaksanakan pada 8 Oktober 2025 di aula Bunda Hati Kudus Woloan. Kepala Sekolah (Kepsek), Fivie Seke, S.Pd., mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan prestasi siswanya, Selasa (14/10). 

"Prestasi anak didik kami, atas nama Gisel Wengkang ini merupakan kebanggaan bagi sekolah. Ia mendapat juara satu untuk kategori SD dalam lomba cerita rakyat dialek Tombulu dengan nilai 96. Saya beri apresiasi tinggi buat Gisela karena sudah mengharumkan nama sekolah," ungkap Seke.

Dipaparkannya, SD Inpres Woloan Dua memang sudah langganan juara untuk lomba cerita dengan bahasa daerah. Sebelum ini, tahun lalu juga sekolah kami menjadi utusan Sulawesi Utara ke tingkat nasional dalam ajang cerita rakyat dengan bahasa daerah. Kala itu, yang ikut lomba, yaitu murid atas nama Priyanka Dien, yang saat ini sudah lanjut pendidikannya di SMP.

Dengan keberhasilan Gisel tersebut, ini merupakan bukti nyata regenerasi yang dilakukan Kepsek Seke di SD Inpres Woloan Dua. Adapun, cerita rakyat yang disajikan Gisel pada lomba, berjudul "Ung Kapuunaan Ungaran Lalan Linigawan". Artinya, asal usul jalan Linigawan. Diakuinya, naskah cerita merupakan asli tulisan Kepsek berdasarkan wawancara kepada tokoh masyarakat dan tua-tua kampung.

"Masa latihan yang diberikan kepada Gisel, kurang lebih dua minggu. Meski singkat, tapi optimal karena Gisel sangat semangat dan sunguh-sungguh mengikuti latihan. Kemudian, Gisel ini memang sudah kami persiapkan sejak ada lomba pada 17 Agustus 2025 lalu, tapi tidak sempat ikut karena memang waktu itu banyak kegiatan," jelasnya.

Kepsek pun mengapresiasi Sanggar Kamang Wangko Woloan yang telah menyelenggarakan lomba cerita rakyat dialek Tombulu. Termasuk para juri yang menurutnya sangat berkompeten. "Tim penilai lomba juga bukan abal-abal. Ada dari Balai Bahasa Sulut, Sastrawan sekaligus Seniman dan Meweteng Adat Tombulu," pungkas Seke. 

Diketahui, sebagai bentuk apresiasi terhadap pemenang lomba, panitia menghadiahi Gisel dengan piagam dan uang tunai Rp1.000.000,00. Gisel sendiri saat ini sedang duduk di bangku kelas VI SD Inpres Woloan Dua. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors