Ragam Performa Kebudayaan Dipastikan Warnai TIFF 2025


Tomohon, MX

Tomohon International Flower Festival (TIFF) tahun 2025, bakal lebih spektakular. Pasalnya, pada agenda utama TIFF, yaitu Tournament of Flower (TOF), panitia telah menyiapkan sederet penampilan seni budaya daerah yang dipastikan memukau pengunjung, bahkan masyarakat Tomohon. Demikian Panitia TIFF 2025, Koordinator Seksi TOF, Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si., saat diwawancarai sejumlah media, Kamis (17/7), kemarin.

Di sisi warisan budaya seperti tak benda. Karwur mengikutsertakan tarian Ma‘zani yang telah ditetapkan Menteri Kebudayaan tahun lalu sebagai warisan budaya tak benda. Tanggal 8-12 Agustus 2025 ada lomba Ma‘zani antar sekolah. Sebelum berlomba, sekitar 15 tumpukan akan tampil di sepanjang jalan protokol dengan gerakan dan pakaian masing-masing. Tarian Ma‘zani akan masuk dalam pra acara sekitar jam 9-10 pagi, sebelum TOF dimulai. 

"Selama ini orang berpikir, kita hanya menampilkan tarian di depan panggung utama. TIFF kali ini, kita akan menampilkan yang terbaik bagi masyarakat, bukan kendaraan hias saja yang dilihat. Sehingga dari jalan protokol jalur TOF kita akan menampilkan budaya Ma‘zani," ungkap Karwur di Anugerah Hall Tomohon. 

Kemudian, ada juga penampilan Tari Kolosal dengan cerita tentang perjalanan peradaban Tomohon. Di dalamnya akan ada suara prolog yang menceritakan, apa dan bagaimana kehidupan orang Tomohon di masa lampau. Tomohon dengan tanah yang berlimpah susu dan ternyata bunganya juga subur. Di kemudian hari muncul TIFF yang semakin memberi arti dan warna bagi kota Tomohon sampai menjadi event internasional.

"Tari Kolosal akan mendeskripsikan tentang Tomohon hari ini dan ke depan seperti apa. Jadi tidak hanya sekedar menari. Tetapi mau menceritakan bahwa ada visi dan mimpi yang akan dicapai kota Tomohon. Melalui event TIFF yang akan berdampak secara ekonomi," paparnya.

Ada pula performa Flower Girls sebagai bagian dari warna-warni kecantikan. Ini juga akan menunjukan, estetika perempuan Tomohon, tidak hanya cantik. Tetapi memiliki karakter sehingga dapat memberi arti di perhelatan TIFF 2025. Tarian Kabasaran dan Musik Bambu pun sudah pasti ada untuk mengisi acara. Karwur yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon ini mengingatkan, penampilan budaya tidak hanya tentang instrumen atau ornamennya. Justru karakter masyarakatlah yang akan mempresentasikan kebudayaan di Tomohon. 

"Penampilan kebudayaan, tidak hanya soal mempertunjukan instrumen budaya. Lebih dari itu, perlu dimunculkan tentang keramahan orang Tomohon sebagai tuan rumah yang baik dalam event internasional. Adat istiadat budayanya, yakni ramah atau welcome dengan pengunjung dan menjaga keteladanan diri, ini juga budaya yang penting untuk kita perlihatkan kepada tamu-tamu nanti," tandas Karwur. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors