Sosialisasi Anti Korupsi, Sendy: Ini Wujud Komitmen Perkuat Integritas


Tomohon, MX

Perwujudan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dalam memperkuat integritas jajaran pejabat, dinyatakan. Hal ini diimplementasikan melalui kegiatan sosialisasi pemahaman arti pentingnya anti korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Giat yang dibuka Wakil Wali Kota, Sendy G.A. Rumajar, S.E., ini digelar di ruang rapat kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, Rabu (25/6).

"Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk membangun dan memperkuat integritas diri sebagai pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkot Tomohon. Tujuannya, agar semua pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara profesional, sesuai ketentuan dan bebas dari praktik-praktik korupsi," ujar Sendy. 

Sosialisasi ini diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), sebagai langkah preventif dalam upaya menekan potensi terjadinya tindak pidana korupsi. Pencegahan terhadap berbagai praktik korupsi seperti gratifikasi, pungutan liar, suap, penggelapan, pemerasan, penyalahgunaan jabatan dan perbuatan curang yang merugikan keuangan negara.

Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024 dari KPK, kota Tomohon memperoleh skor sebesar 71,95. Dalam SPI, terdapat beberapa rekomendasi yang menjadi fokus perbaikan utama. Pengadaan barang dan jasa. Pengelolaan sumber daya manusia. Pengelolaan anggaran dan penggunaan fasilitas kantor. 

Hasil penilaian monitoring center for prevention tahun 2024 menunjukkan capaian sebesar 77,31 persen. Rinciannya, perencanaan 76,60 persen. Penganggaran 66,21 persen. Pengelolaan barang milik daerah 71,31 persen. Optimalisasi pajak daerah 74,95 persen. Pengadaan barang dan jasa 74,92 persen. Manajemen ASN 95,88 persen. Pelayanan publik 75,35 persen. Pengawasan APIP 84,60 persen.

"Berdasarkan penilaian dari BPKP, indeks efektivitas pengendalian korupsi kota Tomohon tahun 2024 berada pada level dua, dengan skor 2,680. Pemkot Tomohon menargetkan peningkatan ke level tiga untuk tahun 2025," papar Sendy.

Upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berintegritas merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh unsur pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif agar bekerja sama. Bersinergi dalam membangun pemerintahan yang bebas dari korupsi demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan kota Tomohon.

"Mari kita jadikan integritas sebagai budaya kerja, pondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan dapat dipercaya," ajak Sendy membacakan sambutan Wali Kota Caroll Senduk, S.H.

Sosialisasi ini dihadiri Kepala Satuan Tugas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK-RI Dotty Rahmatiasih, Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, Wakil Ketua, Donald Pondaag bersama para anggota, jajaran Pemkot Tomohon, para camat dan lurah se-kota Tomohon. (hendra mokorowu) 



Sponsors

Sponsors