Kinerja Pasif, Pala-pala di Tomohon Siap-siap Diganti


Tomohon, MX

Kepala-kepala lingkungan (Pala) di 44 kelurahan se-kota Tomohon diperingatkan untuk aktif dalam melaksanakan tugas-tugas kerjanya. Bagi yang pasif bekerja, pasti diganti. Demikian ditegaskan Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., di Grand Master Villa, kelurahan Kakaskasen Satu, kecamatan Tomohon Utara, Selasa (10/6).

Wali kota mengingatkan, para Pala harus menjadi ujung tombak, jadi teladan dalam menyampaikan setiap program pemerintah kepada masyarakat. Mulai tahun ini, pelayanan administrasi kependudukan akan berbasis lingkungan dan Pala sebagai ujung tombak.

"Kinerja mereka (Pala, red) akan dipantau melalui aplikasi ini. Jika tak aktif atau bekerja tidak optimal, maka akan diganti. Pala wajib tahu dan menyampaikan semua program pemerintah ke masyarakat," tegas Caroll saat membuka sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) digitalisasi pelayanan publik berbasis data kependudukan. 

Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon terus mendorong penguatan pelayanan publik berbasis digital. Itu melalui aplikasi Si Hebat (Sistem Informasi Berbasis Data Kependudukan Tomohon, red). Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat, menyederhanakan dan meningkatkan akurasi pelayanan publik hingga ke tingkat lingkungan. 

Wali kota menjelaskan, aplikasi Si-Hebat memungkinkan pelaporan kondisi wilayah secara real-time. Mencakup data ibu hamil, untuk pencegahan stunting. Pendataan pekerjaan rentan, untuk BPJS Ketenagakerjaan. Distribusi bantuan sosial bagi lanjut usia dan berbagai kebutuhan lainnya. Sekarang ini semua informasi bisa disampaikan melalui grup atau aplikasi.

"Pala tidak boleh slow respons. Jika ada warga sakit, butuh bantuan, atau mengalami kesulitan ekonomi, segera laporkan. Pala harus aktif mencari dan menyampaikan data warga yang membutuhkan, serta menyaring penerima bantuan agar tepat sasaran," lugas Caroll.

Wali kota juga menekankan, pentingnya menyebarluaskan informasi program pemerintah. Termasuk peluang kerja seperti pelatihan ke Jepang kepada seluruh warga melalui aplikasi dan grup media sosial lingkungan.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon, Albert J. Tulus menambahkan, aplikasi Si Hebat telah diuji coba pada pendataan sebelumnya. Kini, perannya diperluas sebagai alat utama pelayanan publik berbasis lingkungan.

"Melalui aplikasi ini, Pala dapat mendata warga secara lebih akurat. Termasuk data pengguna air minum, pelanggan layanan kebersihan, hingga pajak bumi dan bangunan. Ini akan terus dikembangkan," tambah Tulus.

Adapun, Bimtek kali ini dikhususkan untuk jajaran pemerintahan di wilayah kecamatan Tomut. Narasumber kegiatan, yakni Franky Lantang, S.Kom. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Kota Tomohon, Ferdinand Mono Turang, para camat, lurah, serta seluruh kepala lingkungan se-kecamatan Tomut. (hendra mokorowu) 



Sponsors

Sponsors