Dirjen Kemendikbud: Tangan Kanan di Dada Kiri Saat Nyanyi Indonesia Raya, Salah!


Jakarta, ME

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud mencermati berbagai pergeseran simbol kepribadian bangsa Indonesia. Memang nampak sepele, namun jika dibiarkan simbol-simbol itu akan hilang.

 

"Salah satunya adalah pada saat menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Banyak dari kita yang sudah mulai begini (meletakan tangan kanan di dada kiri) saat menyanyikan Indonesia Raya. Itu salah! Itu gaya Amerika! Kalau ciri kita ya berdiri tegap, sikap sempurna. Sayangnya tidak ada yang mengingatkan," ungkap Dirjen Kebudayaan, Kacung Marijan di kantornya, Jl. Sudirman, Jakarta Pusat.

 

Ia pun menyayangkan bahwa Timnas sepakbola Indonesia pun bersikap seperti itu saat menyanyikan lagu kebangsaan. Sudah saatnya hal yang demikian menjadi perhatian bangsa Indonesia.

 

"Contoh lain seperti pemasangan simbol bendera Merah-Putih. Seharusnya pemasangan itu di dada kiri. Sekarang ini salah kaprah sehingga pasangnya ada yang di kanan, atau di lengan. Bangsa lain saja bisa mempertahankan ciri kepribadiannya, masa bangsa ini ikut-ikutan Amerika?" imbuhnya.

 

Konsistensi pemakaian simbol kebangsaan dicontohkanya dengan sikap Presiden Sukarno yang senantiasa memakai peci. Ke mana pun beliau pergi, peci yang khas Indonesia tersebut selalu dikenakan.

 

"Terbukti kan bangsa kita saat itu lebih dikenal dunia dengan ciri khasnya. Sudah waktunya kita kembali kepada ciri-ciri kepribadian bangsa kita," tuturnya.

 

Salah satu upaya mempertahankan ciri bangsa adalah dengan menjalankan nilai kepribadian bangsa yakni Pancasila. Oleh karenanya Kemendikbud akan melaksanakan upacara peringatan kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2013 di Monumen Pancasila Sakti.(detik)



Sponsors

Sponsors