Jelang Libur Lebaran, Pengelola Destinasi Wisata Diimbau Tingkatan Kesiapsiagaan


Tomohon, MX

Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan imbauan penting, Jumat (21/3). Hal ini terkait situasi cuaca yang masih ekstrem, sementara saat ini sudah mendekati libur Lebaran, Idufitri tahun 2025.

"Tempat-tempat wisata di kota Tomohon diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam upaya tanggap bencana. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan pengunjung serta meminimalkan risiko apabila terjadi keadaan darurat," ujar Kepala Pelaksanaan BPBD Tomohon, Hengkie Supit.

Ia menyampaikan, kawasan wisata sering menjadi tujuan utama masyarakat saat libur panjang. Sehingga penting bagi para pengusaha wisata untuk memiliki langkah mitigasi secara mandiri. Salah satu langkah utama perlu ditekankan, yakni penyediaan jalur evakuasi yang jelas dan mudah diakses jika terjadi bencana, seperti gempa bumi, banjir atau kebakaran.

"Kesiapsiagaan harus menjadi prioritas utama. Kami mengingatkan setiap pengelola wisata melakukan evaluasi terhadap potensi risiko bencana di lokasi masing-masing. Harus menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang memadai," tegasnya.

Selain jalur evakuasi, pengelola wisata wajib memasang papan informasi tentang titik kumpul darurat. Menyediakan alat pemadam kebakaran serta melakukan pelatihan bagi staf dalam menangani situasi darurat. Kolaborasi dengan pihak terkait, misalkan dengan petugas keamanan dan instansi kesehatan. Pengelola wisata hendaknya menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan pengunjung.

"BPBD Kota Tomohon akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan pendampingan bagi para pengelola wisata dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana. Diharapkan dengan langkah ini, wisata di Tomohon tetap menjadi destinasi aman dan nyaman bagi para pengunjung selama libur Idulfitri. (hendra mokorowu) 



Sponsors

Sponsors