Dorong Mutu SDM Pemkot, ASN Dibekali Ilmu Digitalisasi


Tomohon, MX

Salah satu misi Wali Kota, Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar, yaitu program digitalisasi. Mendorong kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon semakin berkompeten dalam melayani masyarakat era digital. Hal ini diimplementasikan melalui kegiatan Government Transformation Academy di lantai tiga MPP Tomohon, Selasa(18/3).

"Kota Tomohon sedang melakukan perluasan pengembangan digitalisasi daerah dan ini sudah dinilai setiap tahun. Pada tahun lalu kota Tomohon mendapat peringkat tiga di regional Sulawesi. Pencapaian ini tetap akan kami pertahankan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tomohon, Edwin Roring, S.E., M.E., saat membuka kegiatan. 

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemkot Tomohon dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Melalui Badan Pengembangan SDM Komdigi, khususnya Balai Pengembangan SDM, Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Manado. Dikatakan Sekda, sebagai ASN diharapkan memiliki disiplin, kinerja dan kompetensi.

"Kompetensi di bidang digital ini sangat diperlukan karena dengan digitalisasi, kita lebih cepat dan efisien untuk mempermudah masyarakat. Pengurusan izin juga kami menggunakan aplikasi. Jadi walaupun di rumah bisa mengisi formulir melalui aplikasi. Kita harus haus akan kompetensi," kata Roring saat membacakan sambutan Wali Kota Tomohon. 

Harapan Pemkot Tomohon, para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya. Apalagi ini ada pengetahuan dan wawasan yang lebih. Sekda mengingatkan para ASN peserta kegiatan untuk memperhatikan dengan saksama materi kegiatan agar bisa meningkatkan kompetensi. Dia pun mengapresiasi BPSDMP Kominfo Manado yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Sementara, Kepala BPSDMP Kominfo Manado, Arsyad S.Kom., M.I.Kom., menjelaskan, ada dua tema dalam pelatihan ini, yaitu Junior Office Operator dan Video production for Government Campaign. Pelatihan yang pihak laksanakan ini merupakan yang pertama kali untuk Pemkot Tomohon. Diakuinya, banyak ASN yang masih terbata-bata dengan perubahan dan pola kerja serba digital. ASN tidak bisa dibiarkan belajar sendiri tanpa ada bimbingan. 

"Sehingga saat ini kami mendampingi kota Tomohon, memberikan pendampingan kepada masyarakat terutama ASN untuk meningkatakan kinerja dan kemampuan di bidang digital," tutur Arsyad.

Kata dia, kegiatan ini dirancang agak panjang. Pelatihan ini memberikan penguatan pada seluruh peserta. Di mana, usai kegiatan, peserta harus mempunyai satu bidang ilmu atau keterampilan khusus. Pelatihan ini akan berlangsung selama lima hari. Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Tomohon, Novi A.H. Politon, S.E. M.M., instruktur, para narasumber dan seluruh peserta. (hendra mokorowu) 



Sponsors

Sponsors