Foto: Suasana saat Musrenbang kelurahan Lansot berlangsung. (Foto Hendra Mokorowu)
Kelurahan Lansot Gelar Musrenbang, Pembangunan Fisik Diprioritaskan
Tomohon, MX
Pemerintah Kelurahan Lansot, kecamatan Tomohon Selatan melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2026. Kegiatan ini digelar di aula kantor kelurahan Lansot, Selasa (21/1). Adapun, Musrenbang ini dilakukan guna menyerap usulan masyarakat terkait pembangunan di kelurahan Lansot.
Camat Tomohon Selatan, Robert Pelealu saat membuka kegiatan mengatakan, Musrenbang tingkat kelurahan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah yang berbasis kebutuhan masyarakat. Nantinya, usulan-usulan prioritas kelurahan akan diangkat ke Musrenbang kecamatan. Setiap kelurahan tentu akan mengutus lima delegasi ke tingkat kecamatan.
"Diharapkan, Musrenbang ini dapat menampung dan mengakomodasi aspirasi masyarakat melalui usulan pembangunan fisik, peningkatan kualitas pelayanan publik hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat kelurahan Lansot. Kiranya melalui forum ini, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin," ujar Pelealu.
Sementara, Lurah Lansot, Olvi Mandagi saat disapa manadoxpress.com menuturkan, sebelum Musrenbang kelurahan dilaksanakan, sepuluh lingkungan yang ada sudah berembuk untuk usulan prioritas masing-masing. Rerata lebih ke pembangunan fisik, yaitu sanitasi lingkungan.
"Misalnya pembangunan toilet dengan septic tank yang aman dan ramah lingkungan. Kemudian, ada usulan tahun lalu mengenai akses trasportasi jalan kelurahan, ini akan didorong juga untuk masuk prioritas," kata Mandagi.
Dirinya berharap, usulan-usulan bisa terealisasi sesuai ekspektasi masyarakat. Tentu, tetap menyesuaikan dengan anggaran pemerintah kota. Selaku Pemerintah Kelurahan Lansot, Mandagi pun menitipkan asa kepada wakil rakyat dari daerah pemilihan Tomohon Selatan. Terutama yang ada di kelurahan Lansot, untuk dapat mengawal aspirasi dari masyarakat Lansot hingga ke Musrenbang tingkat kota.
Terpantau, Musrenbang ini dihadiri perwakilan dari Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah Kota Tomohon, perutusan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, tokoh-tokoh masyarakat, perwakilan perempuan dan anak serta seluruh perangkat lingkungan. (hendra mokorowu)



































