TIFF 2025 Resmi Diluncurkan


Tomohon, MX

Tomohon International Flower Festival (TIFF) tahun 2025 secara resmi diluncurkan. Launching dilakukan bersama-sama, Wali Kota Caroll Senduk, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara, Reynold Asri, Ketua BPMS GMIM, Pdt Hein Arina, Ketua DPRD, Ferdinand Mono Turang, Kapolres AKBP Nur Kholis dan Kepala Kajari Tomohon, Alfonsius Loe Mau di GOR Babe Palar, Senin (20/1).

Wali Kota Caroll menuturkan, TIFF 2025 mengangkat tema "Bersatu Untuk Menjadi Hebat" (unite to be great). Ini mengandung makna spirit persatuan semangat rekonsiliasi serta ajakan dan dorongan untuk bersatu padu dalam membangun kota Tomohon.

Dalam pelaksanaan pesta bunga sejagad tahun 2025 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon akan berkolaborasi dengan BI perwakilan Sulut. Hal ini merupakan sebuah terobosan. Untuk itu, Caroll berharap, di penyelenggaraan TIFF 2025 akan ada inovasi-inovasi baru. Maksdnya, ada beberapa side event kreatif yang akan menjadi daya tarik. Misalnya investment forum buat Sulut.

"Sebab itu tentu kita bersyukur bisa berkolaborasi dengan Bank Indonesia dalam pelaksanaan Tomohon International Flower Festival ke depan ini," ujar Caroll. 

Sementara, Deputi Reynold Asri menyampaikan, TIFF tahun ini merupakan gelaran yang ke-13 sejak tahun 2008. Menjadi unik karena mulai tahun 2024, TIFF ini masuk dalam agenda karisma ivent nasional. Sehingga TIFF tidak hanya menjadi wadah untuk memamerkan keindahan Tomohon. Tetapi kita ingin menampilkan bagaimana keragaman budaya dan kemajemukan masyarakat.

"Juga tentang bagaimana kolaborasi kota Tomohon dengan semua pihak untuk mengangkat TIFF menjadi ivent international. Sehingga ke depan bisa diingat semua orang, menjadi suatu hal yang monumental. Nah itu yang kita harapkan ke depan," kata Reynold.

Dalam konteks mendorong perekonomian yang berkelanjutan, BI melihat TIFF dapat mendongkrak ekonomi. Baik perekonomian di kota Tomohon maupun Sulut. Pihaknya merasa, dengan peningkatan pariwisata tentunya itu bisa menaikkan kelas, meningkatkan daya saing daerah, menciptakan lapangan pekerjaan dan melahirkan potensi-potensi ekonomi di kota Tomohon.

"Kalau dilihat dari 12 kali pelaksanaan, TIFF itu dapat menaikan tingkat hunian hotel, peningkatan penggunaan transportasi kemudian menciptakan lapangan pekerjaan. Usaha-usaha UMKM dapat tumbuh dengan adanya kegiatan TIFF ini," aku Reynold.

Bank Sentral berencana ingin menggabungkan TIFF dengan kegiatan BI bersama pemerintah provinsi, yaitu Nort Sulawesi Investment Forum. Tahun ini, Bank Sentral akan melaksanakannya pada 8 Agustus, sehari sebelum puncak TIFF, 9 Agustus. BI bersama-sama ingin bersinergi dengan Pemkot Tomohon untuk menyukseskan Nort Sulawesi Investment Forum dan TIFF.

"Harapan kami TIFF menjadi momemorable bagi kita semua sehingga ke depannya Tomohon dapat menyaingi Pasadena," harapnya. (hendra mokorowu) 

 



Sponsors

Sponsors