Foto: Dokumentasi kegiatan perbaikan yang dilakukan tim lapangan PDAM Tomohon. (ist)
PDAM Tomohon Pastikan Perbaikan Pipa Akibat Longsor Cepat Selesai
Tomohon, MX
Efek cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang pada pekan lalu, mengakibatkan kawasan hutan yang berdekatan dengan mata air Mahlimbukar mengalami tanah longsor. Di lokasi erosi, terdapat jalur pipa transmisi yang menyuplai air dari Mahlimbukar, terputus. Meski demikian, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon, Adrian Ngenget memastikan, perbaikan pipa bisa selesai hari ini, Selasa (17/12).
Dikatakan Dirut, personel teknis PDAM di lapangan langsung turun ke lokasi kerusakan pada Minggu, 15 Desember 2024. Estimasi durasi untuk melaksanakan perbaikan akan memakan waktu hingga 2 hari. Tidak hanya siang, tapi tim lapangan juga bekerja hingga malam hari. Diperkirakan hari ini permasalahan tersebut bisa diatasi.
"Sehubungan dengan terjadinya bencana longsor di hutan seputaran mata air Mahlimbukar, yang mengakibatkan pipa dua belas inchi terputus. Kami membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk memobilisasi pipa, alat sambung, genset dan peralatan lainnya karena medan cukup ekstrem," ungkap Ngenget.
Adapun, kerusakan pipa jalur mata air Mahlimbukar ini berdampak di sejumlah wilayah pelanggan. Suplai air pun terganggu. Wilayah dimaksud, yakni kelurahan Kakaskasen, Talete Dua, sebagian Paslaten, Matani sampai Kasiang dan Walian Dua. Terkait itu, PDAM Tomohon meminta maaf dan berharap pelanggan bisa sabar sambil menanti upaya perbaikan selesai.
"Kami memohon maaf atas terjadinya gangguan pelayanan ini. Kiranya, perbaikan pipa yang rusak ini bisa secepatnya selesai. Sehingga masyarakat pelanggan bisa terlayani kembali dengan baik," tandas Ngenget. (hendra mokorowu)



































