Pjs Kaligis Buka FGD Bapelitbangda Kota Tomohon


Tomohon, MX

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tomohon, Ir. Fereydy Kaligis, M.A.P., membuka kegiatan focus group discussion (FGD) diseminasi jenis, prosedur dan metode penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bersifat inovatif di Kota Religi. Kegiatan yang diselenngarakan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon ini dilaksanakan di Hotel Grand Whiz Manado, Selasa (19/11).

Dikatakan Pjs, berdasarkan Undang-Undang 23 tahun 2014, tentang pemerintahan daerah, inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tujuannya, untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah. Pembenahan system pemerintahan terus dilakukan untuk mendorong penerapan good governance dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

”Tentunya proses menuju good governance ini tidak lepas dari inovasi dalam pemerintahan. Di mana, cara-cara lama akan diperbaiki atau diganti dengan yang baru, bernilai lebih efektif dan efisien dalam implementasinya,” kata Kaligis.

Indeks inovasi daerah menjadi penilaian yang akan mendorong persaingan sehat antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. “Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang telah melahirkan inovasi-inovasi baru setiap tahunnya,” ujarnya.

Di kesempatan ini, Pjs menyampaikan, tahun 2025 nanti, setiap perangkat daerah, Puskesmas, RSUD, kelurahan, hingga satuan Pendidikan diharapkan bisa menghasilkan inovasi-inovasi baru lainnya. Dengan semangat one agency one innovation, dipastikan Tomohon bisa menjadi kota sangat inovatif. Diketahui, pemerintah daerah dengan kategori sangat Inovatif akan diberikan reward dari pemerintah pusat lewat dana insentif daerah.

“Pemberian anugerah inovasi daerah tahun ini merupakan kali kedua dilaksanakan di kota Tomohon. Besar harapan saya bahwa pemberian anugerah inovasi daerah ini akan memacu semangat untuk memunculkan budaya berinovasi di perangkat daerah,” harapnya.

Berikut ini inovasi-inovasi kota Tomohon. Simpati Hebat (Sistem Pelayanan Administrasi Kepegawaian yang Humanis, Empati, Berintegrasi, Akuntabel dan Tulus ) dari BKPSDM, terkait pengurusan pelayanan administrasi kepegawaian. HWW (Hospital Without Wall) RSUD Anugerah Tomohon, mulai dari antar jemput pasien, layanan ke rumah secara langsung.

Selanjutnya, Inovasi Rumah Gizi Puskesmas Matani lewat pemberian makanan tambahan, suplemen kesehatan dan pemeriksaan untuk pencegahan stunting. Lansia Talk dari Puskesmas Matani, tentang layanan konsultasi kesehatan secara online melalui video call ke Lansia.

Pretty Pregnancy Teeth and You dari Puskesmas Matani, untuk pemeriksaan ibu hamil terkait pembentukan struktur gigi dan janin. OOTD, obrolan online sehat dan bermanfaat dari Puskesmas Matani, berupa sharing informasi kesehatan yang dikemas santai dari sumber terpercaya.

Inovasi Ayah Sayang Buah Hati dari Puskesmas Kakaskasen yang memberikan kesempatan kepada ayah-ayah untuk berpartisipasi dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hati. Palakat Toumuung dari BPKPD Kota, berupa system pelayanan pajak secara digital.

SIAMO-E dari Kelurahan Walian, untuk pengurusan administrasi kelurahan secara elektronik. Sihebat dari Disdukcapil, terkait pengelolahan data yang bisa terintegrasi dengan seluruh OPD terkait.

Narasumber, yakni Analis Kebijakan Ahli Madya, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Jerry Walo, S.Sos., M.M., Perencana Ahli Muda, Direktorat Bina Pembangunan Daerah, Hanz Budi Setiawan Dandel. Turut hadir, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jacqueline Mangulu, Direktur RSUD Anugerah Tomohon dr. Irene Pandeirot, jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors