Foto: Pose bersama usai pembukaan JMS. (ist)
Pjs Wali Kota Tomohon Buka Kegiatan JMS
Tomohon, MX
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tomohon, Ir. Fereydy Kaligis, M.A.P., membuka secara resmi kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Rabu (13/11). Kegiatan ini atas kerja sama Kejaksaan Negeri dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon. Giat yang mengangkat tema " Kenali Hukum, Jauhi Hukuman" ini dilaksanakan di Anugerah Hall Kota Tomohon.
Sambutan Pjs Wali Kota Tomohon mengatakan, JMS merupakan wujud nyata upaya untuk memperkenalkan dasar-dasar pengetahuan hukum kepada siswa dan membangun kesadaran hukum sejak dini. Perkembangan global dan tantangan sosial dewasa ini menuntut generasi muda tidak hanya cerdas secara akademis. Tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki pemahaman tentang hukum serta etika.
"Untuk itu, kegiatan JMS ini sangat penting agar siswa dapat menjadi individu yang taat hukum dan berintegritas. Kepada para siswa, saya mengajak untuk mengikuti ini dengan penuh perhatian. Kalian adalah agen perubahan di sekolah masing-masing dan di masyarakat," ungkap Kaligis.
Pjs berharap, kiranya melalui kegiatan ini, pelajar dapat memahami bagaimana hukum berfungsi dalam menjaga keteraturan. Kemudian hukum memberikan perlindungan serta bagaimana harus menghargai dan menaati peraturan yang ada.
"Saya mengapresiasi guru-guru pendamping yang dengan tekun mendampingi siswa-siswi dalam kegiatan ini. Terima kasih pula kepada para narasumber dari Kejaksaan Negeri Tomohon yang akan memberikan materi hukum relevan dan mendidik," ucapnya.
Dia berharap, kegiatan JMS ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh siswa-siswi. Bahkan semakin memperkuat kesadaran hukum di kalangan generasi muda di kota Tomohon.
Seluruh peserta didik diajaknya untuk berani tampil dan menyampaikan apa yang menjadi keinginan. Kiranya mampu memberikan protes yang sesuai dengan prosedur. Jangan dengan emosi atau menyalahkan seseorang. Dia menghimbau kepada siswa-siswi untuk memberikan masukan, argumentasi dengan bahasa yang santun.
"Marilah bijaksana menggunakan handphone kita. Pergunakanlah handphone kita untuk memperluas wawasan kita. Diingatkan juga kepada generasi muda untuk tidak malu menggunakan bahasa daerah. Karena bahasa daerah merupakan identitas di mana pun kita berada. Marilah belajar bahasa daerah," tandasnya.
Dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon, Alfonsius Gebhard Loe Mau SH MH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Dr. Juliana Dolvin Karwur, M.Kes., M.Si., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tomohon, Ivan Roring, S.H., M.H., Kasubsi Ekonomi, Keuangan, Pembangunan Strategis, Bintang Olga Natalia Saragih, S.H., para guru pendamping dan seluruh peserta JMS tingkat SMP se-kota Tomohon. (hendra mokorowu)



































