Terima Kunker Pemkab Torut, Kaligis Paparkan Potensi Tomohon


Tomohon, MX

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tomohon, Ir. Fereydy Kaligis, M.A.P., menerima kunjungan kerja (Kunker) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara (Torut), Jumat (25/10). Adalah Pjs Bupati, Dr. Amson Padolo dan Komisi 2 DPRD Kabupaten Torut.

Kesempatan ini Pjs Kaligis memaparkan tentang kota Tomohon dengan potensi yang ada. Kota Tomohon memiliki luas wilayah 169,1 kilometer atau 16.91 hektar dengan jumlah penduduk, 102.724 jiwa. Memiliki empat kecamatan dan 44 kelurahan. Sebagian besar masyarakat Kota Tomohon bermata pencaharian petani.

Tomohon ini dikenal dengan nama Kota Bunga, Kota Religius dan Kota Pendidikan. Kota Religius karena kantor Sinode GMIM berkedudukan di Kota Tomohon. Di Tomohon ada gereja tertua yakni Gereja Katolik Hati Kudus atau dikenal Gereja Besi.

Kota Pendidikan karena di masa lampau, Tomohon pernah menjadi pusat pendidikan di Indonesia. Kemudian, banyak orang luar daerah datang bersekolah. Tomohon ada sekolah unggulan, yaitu SMA Lokon St. Nikolaus, SMA Kristen 1 Tomohon dan beberapa sekolah yang bersaing.

"Kami juga dikenal sebagai destinasi pariwisata di Sulawesi Utara. Kami memiliki kawasan khusus ekonomi di bidang pariwisata. Destinasi paling menarik adalah Danau Linow karena keindahan geologisnya yang menawan. Setiap waktu, air di danau terlihat berubah warna, mulai dari hijau zamrud, biru muda, hingga keemasan," papar Kaligis.

Kota Tomohon memiliki kegiatan pariwisata tahunan, yaitu Tomohon International Flower Festival (TIFF). Ini merupakan salah satu agenda Kementerian Pariwisata yang masuk dalam charisma event international. "Setiap tahun melaksanakan TIFF pada bulan Agustus. Sekiranya, kabupaten Toraja Utara berkenan untuk hadir menikmati wisata dan mengikuti kegiatan TIFF ini. Tentunya, kami akan memberikan undangan," ujar Kaligis.

Pjs membeberian, persentase jumlah pemeluk agama di kota Tomohon, yakni Kristen 72,8 persen, Katolik 23,24 persen, Islam 3,76 persen, Budha 0,08 persen dan Hindu 0,03 persen. Jumlah peternakan babi di kota Tomohon, 209 peternak. Dengan populasi 3.127 ekor babi untuk tahun 2022-2023. Sebelum adanya penyakit ASF, populasi babi dikota Tomohon mencapai 40.000 ekor babi.

"Saat ini, peternakan babi di kota Tomohon mulai pulih kembali setelah 10 langkah yang telah dilakukan pemerintah lewat Dinas Pertanian dan Perikanan Peternakan," sebut Kaligis.

Langkah pertama, melaksanakan lalu lintas hewan, produk dan hewan komoditi babi di 5 titik pintu masuk kota Tomohon. Kedua, melaksanakan koordinasi tingkat pusat kementerian. Ketiga, koordinasi dengan kepolisian, baik Polres maupun Polda serta stakeholder terkait mulai dari tingkat kota maupun provinsi. Keempat, koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan provinsi.

Kelima, mengadakan sosialisasi kepada peternak dan masyarakat mengenai penyakit ASF. Keenam, melaksanakan disinfeksi atau penyemprotan kandang. Ketujuh, melaksanakan vaksin hog cholera pada ternak babi. Kedelapan, melaksanakan surveilans pengambilan dan pengiriman specimen sample darah, swap guna peneguhan diagnosa laboratorium terhadap ASF.

Kesembilan, penerbitan instruksi wali kota tentang pengendalian ASF di kota Tomohon. Kesepuluh, restoking pengadaan bantuan ternak babi sebanyak 220 ekor kepada 44 kelompok tani yang tersebar di wilayah Tomohon.

Turut hadir, Komisi Dua DPRD Kabupaten Torut, Jusuf Tangkemanda, Agus Tuku Sarira, Ratte Salurante, Ariadi Gala, Timotius Tandibua, Kadispora Torut, jajaran Pemkab Torut. Turut menyambut rombongan Kunker, Kaban Keuangan Daerah Kota Tomohon, Gerardus Mogi, Kadis Pertanian dan Perikanan Daerah Kota Tomohon, Karel Lala dan jajaran Pemkot Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors