Tekan Peningkatan PTM, Caroll Senduk Kampanyekan Germas


Tomohon, MX

Upaya untuk menekan peningkatan penyakit tidak menular (PTM), yakni mengaplikasikan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) setiap hari. Adapun PTM itu berupa stroke, jantung, diabetes dan lain-lain. Hal ini dikampanyekan Wali Kota Caroll J.A. Senduk, S.H., saat menyampaikan sambutannya di kegiatan pertemuan koordinasi mitra dalam rangka mendukung pelaksanaan Germas yang diprogramkan Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon di Grand Master Villa Tomohon, Kamis (12/9).

Dikatakan Wali Kota Tomohon, Germas dapat dilakukan dengan cara melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah. Tidak merokok. Tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin. Membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban yang sehat. Juga memeriksakan kesehatan secara rutin agar terhindar dari penyakit-penyakit yang bersifat kronis dan dapat mengganggu produktivitas kerja sehari-hari. 

"Melalui kegiatan ini, saya mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan Germas dalam kehidupan sehari-hari. Saya juga menghimbau kepada kita semua agar dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan Germas di wilayah masing-masing," ujar Caroll sekaligus membuka kegiatan.

Sebelumnya, dirinya menjelaskan, pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Saat ini, Indonesia sedang mengalami perubahan pola penyakit yang sering disebut transisi epidemiologi. Itu ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat PTM.

Dampak meningkatnya kejadian PTM, yakni naiknya pembiayaan pelayanan kesehatan yang harus ditanggung masyarakat dan pemerintah. Menurunnya produktivitas masyarakat. Menurunnya daya saing negara yang pada akhirnya mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat itu sendiri.

"Kurun 30 tahun terakhir ini terjadi perubahan pola penyakit yang disebabkan berubahnya perilaku manusia. Era tahun 1990-an, penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti infeksi saluran pernapasan atas, TB, diare dan lain sebagainya," jelasnya.

Tetapi sejak tahun 2010, penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah PTM seperti stroke, jantung dan kencing manis. PTM saat ini dapat menyerang bukan hanya umur tua, tapi telah bergeser ke usia muda. Semua kalangan, kaya dan miskin, baik tinggal di kota maupun di desa. Hal ini disebabkan masyarakat semakin maju, informasi dan transportasi yang kian mudah dan merubah gaya hidup masyarakat.

Diketahui, kegiatan ini dihadiri 44 peserta yang merupakan Ketua-ketua TP-PKK kelurahan se-kota Tomohon. Narasumber, yaitu Staf Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Asmita Baganu, Perwakilan PKK Kota Tomohon, dr. Amelia Posumah, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon, dr. John Lumopa, M.Kes. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors