Komit Majukan Sektor Pendidikan, Pemkot Tomohon Dukung Penuh IKM


Tomohon, MX

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dalam memajukan sektor pendidikan, terus dilakukan. Selain serius pada berbagai program lokal bidang edukasi, Pemkot juga mendukung agenda pendidikan nasional. Salah satunya, implementasi kurikulum merdeka (IKM). Hal ini terungkap dalam giat lokakarya IKM yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, di AAB Guest House Matani, Rabu (17/7).

"Pemkot Tomohon mendukung penuh implementasi kurikulum merdeka yang kreatf dan inovatif. Melalui lokakarya ini, Kami berharap bapak ibu guru memperoleh pemahaman mendalam tentang kurikulum ini," ujar Sekretaris Daerah Edwin Roring SE ME, mewakili Wali Kota Caroll JA Senduk SH saat membuka kegiatan.

Sekda meyakini, guru-guru sebagai peserta lokakarya bisa memiliki keterampilan praktis untuk mengimplementasikan IKM di sekolah masing-masing. "Kami juga berkomitmen untuk terus menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung. Bahkan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru," sebut Roring.

Menurutnya, kurikulum merdeka merupakan langkah maju dalam dunia pendidikan Indonesia yang menekankan pada kebebasan belajar, inovasi dan pengembangan potensi siswa secara maksimal. Kurikulum ini memberikan keleluasaan guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

"Kita sekarang ini berada di jaman era digitalisasi. Sebagai guru harus menyesuaikan dengan era digitalisasi. Saat ini Tomohon dalam bidang pendidikan sudah on the track," katanya.

Peran serta guru-guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka sangatlah penting. Guru bukan hanya sebagai pengajar. Tetapi juga sebagai fasilitator, motivator dan inspirator bagi siswa. Dengan memahami dan menerapkan kurikulum merdeka, tentu dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis, interaktif dan berpusat pada siswa. Adapun tujuan kurikulum merdeka belajar, yaitu mendapatkan kualitas pendidikan yang tinggi bagi peserta didik.

Kesempatan ini, Sekda Roring mengingatkan dua hal, yakni loyalitas dan integritas. Menurut dia, loyalitas adalah peleburan mental antara pemempin dan yang dipimpin. Diharapkan, ASN dapat menjaga loyalitas. Kemudian, intergritas itu termasuk kejujuran dan ketulusan. Kegiatan ini dihadiri Kepala Disdikbud Tomohon, Dr. Juliana Dolvin Karwur MKes MSi, Sekretaris Disdikbud, Simon Kili SPd, para kepapa sekolah dan guru-guru se-Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors