Foto: Suasana saat wawancara berlangsung.
Seleksi Wawancara Panwascam, Bawaslu Tomohon Tekankan Kearifan Lokal
Tomohon, MX
Tahapan seleksi wawancara kepada calon anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) telah usai dilaksanakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kota Sejuk. Hal menarik, di babak ini, seluruh peserta mendapat tanya soal penerapan nilai-nilai lokalitas dalam upaya pengawasan pesta demokrasi. Demikian Ketua Bawaslu Kota Tomohon, Stenly J Kowaas SP kepada sejumlah insan pers, Senin (20/5), kemarin malam.
Dijelaskan Kowaas, sebelum wawancara dimulai, masing-masing calon Panwascam diberi kesempatan menyampaikan visi dan misinya. Ditambah, inovasi-inovasi apa untuk pelaksanaan pengawasan ke depan. Setiap calon Panwascam mengeksplor, seperti apa potensi muatan lokal yang bisa memperkaya proses pengawasan. Khususnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
"Kami menekankan soal nilai-nilai lokalitas yang bisa bersumbangsih terhadap pengawasan pemilu. Semua peserta sesi wawancara, kami tanyai tentang kearifan lokal apa yang bisa mereka manfaatkan untuk dikombinasikan dengan tugas-tugas pengawasan," ungkap Kowaas.
Selain itu, Bawaslu berupaya menggali sejumlah potensi calon Panwascam. Pertama, kemampuan dalam hal kerja-kerja pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu. Bawaslu Tomohon lebih mengutamakan pencegahan daripada penindakan. Menurutnya, penindakan itu adalah langkah terakhir. Hal kedua, kemampuan dan visi untuk turun ke lapangan demi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan.
"Rata-rata bagus. Kami juga kesulitan untuk memilih karena semua peserta bagus-bagus," tandas Kowaas usai pelaksanaan tahapan seleksi wawancara kepada 20 calon Panwascam yang digelar di Grand Master Resort, kelurahan Kakaskasen 1, kecamatan Tomohon Utara. (hendra mokorowu)



































