Foto: Stenly Kowaas.
Soal Pemutakhiran Data Pemilih, Bawaslu Ingatkan KPU Berhati-hati
Tomohon, MX
Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Sejuk tak lama lagi masuk ke fase pemutakhiran data pemilih. Terkait itu, penyelenggara pengawasan pesta demokrasi lima tahunan, mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon untuk lebih teliti. Demikian Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon, Stenly J Kowaas SP kepada sejumlah media, Senin (20/5), malam.
"KPU harus hati-hati pada tahapan pemutakhiran data pemilih. Sebab pemutakhiran data pemilih selalu jadi permasalahan dan sangat sensitif," ujar Kowaas usai pelaksanaan tahapan wawancara seleksi panitia pengawas kecamatan di Grand Master Resort Tomohon.
Terkait dengan persoalan itu, Bawaslu Tomohon akan menyampaikan imbauan bahwa dalam penentuan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih), KPU perlu memberikan bimbingan teknis yang baik dan efektif. Sehingga Pantarlih ketika melaksanakan tugas pasti akurat. Apalagi, sumber permasalahannya karena Pantarlih kurang cermat saat melakukan pemutakhiran data pemilih. Semisal, Pantarlih melakukan pemutakhiran dengan tidak turun langsung ke rumah-rumah pemilih. Akhirnya, ada data pemilih yang hilang.
"Pemutakhiran data pemilih ini sering menjadi sumber permasalahan dalam tahapan pemilu. Jangan sampai ada data pemilih yang hilang. Sebab menghilangkan data pemilih, itu bisa dipidana. Prinsipnya, kita akan mengawasi setiap tahapan Pilkada tahun 2024," pungkas Kowaas. (hendra mokorowu)



































