Foto: Masna Pioh melepas pawai bocah, inzet Walikota Caroll Senduk. (ist)
Pawai Bocah Warnai Peringatan Hardiknas Kota Tomohon 2024
Tomohon, MX
Dalam kerangka memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah menggelar pawai bocah. Giat ini diawali dengan pembukaan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Masna JM Pioh SSos, mewakili Walikota Caroll JA Senduk SH yang sekaligus melepas secara resmi iring-iringan pawai bocah di halaman SD Katolik Santa Clara, Senin (6/5).
Membacakan sambutan Walikota Caroll, Pioh memanjatkan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa. Karena dalam tuntunan-Nya menghadirkan semua anak-anak dengan berbagai corak warna keceriaan. Semua kreatifitas memberi tanda suka cita yang meliputi khalayak pelaku pendidikan. Bahkan terus bersemangat menemukan cara baru dalam pengembangan pendidikan.
"Di momentum kita memperingati Hardiknas saat ini memberi kesempatan besar beradaptasi dengan metode pengajaran dalam ruang merdeka belajar yang bertujuan menggerakan pengembangan motorik dan akhlak peserta didik," ujar Pioh.
Lanjutnya, pada tahapan ini, pembentukan karakter anak menjadi perhatian yang amat mendasar. Untuk itu, perjuangan semua pihak wajib menanamkan sikap disiplin di setiap pelaksanaan pawai bocah tiap tahun. Memberi makna yang sangat penting, yaitu ketahanan baris-berbaris, mengasah gerak otak, keselarasan, kerapihan, mentalitas bekerja sama. Tujuan sederhana ini, memerlukan ketelitian pendidik dan orangtua.
Semangat di peringatan Hardiknas ini juga, mengisi hal fundamental dalam lingkup pendidikan anak usia dini (PAUD), yakni 3 target perubahan yang harus dikawal bersama. Menghilangkan tes membaca menulis dan berhitung atau calistung pada proses penerimaan siswa baru. Demikian halnya pelayanan PAUD berkualitas menjadi sasaran yang mendesak untuk terus dikerjakan. Kesempatan selanjutnya bagi pelajar SD perlunya perhatian besar dalam mencapai 6 pondasi anak. Pertama, agama dan budi pekerti. Kedua, kematangan emosional. Ketiga, keterampilan sosial. Keempat, memaknai belajar. Kelima, ketermpilan motorik. Keenam, kematangan kognitif.
"Penting untuk menyelaraskan konsep dan semangat bekerja keras untuk mencapai kualitas layanan PAUD dan siswa SD pemula yang membutuhkan perhatian lebih tinggi dari kita semua. Semangat di hari pendidikan nasional ini terus digelorakan dalam ritme kerja yang semakin nyata. Membangun pendidikan yang menyenangkan dan berkualitas," papar Pioh.
Walikota Tomohon beserta segenap jajaran Pemkot mengucapkan selamat memperingati Hardiknas kepada seluruh guru dan peserta didik di seluruh Kota Bunga. "Dengan harapan melalui hari pendidikan nasional ini dapat terus mendorong seluruh anak-anak untuk aktif, kreatif dan kritis dalam proses belajar. Sehingga menciptakan generasi bangsa yang madiri, cerdas dan berakhlak mulia," tandasnya.
Diketahui, pserta pawai bocah, yakni 15 PAUD/Kelompok Bermain, 56 TK dan 66 SD. Rute, mulai dari SD Katolik Santa Clara melewati panggung utama di pusat kota kompleks Merana Alfa Omega. Dihadiri seluruh staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, Kepala-kepala PAUD, kepala sekolah TK dan SD se-kota Tomohon. (hendra mokorowu)



































