Syukur HUT ke-56 GMIM Getsemani Lansot Sarongsong


Tomohon, MX

Menapaki usia ke-56 tahun dalam pelayanan, pasti ada pergumulan dan persoalan yang dihadapi. Namun demikian, melalui doa-doa jemaat, hal itu dapat dilewati dengan kasih.  Sehingga hari ini jemaat GMIM Getsemani Lansot Sarongsong bisa bersuka cita, mencapai umur yang ke-56 tahun. Demikian sambutan Walikota Caroll JA Senduk SH yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon, ODS Mandagi, Minggu (28/1).

"Momentum hari ulang tahun (HUT) ini merupakan bukti jemaat yang taat kerohanian. Selalu bersyukur kepada Tuhan Yesus di setiap pelayanan, pergumulan dan kehidupan berjemaat. Selamat hari jadi dan bersyukur di HUT ke-56 buat jemaat GMIM Getsemani Lansot Sarongsong," baca Mandagi.

Mewakili pemerintah kota (Pemkot) pemerintah, ia menyampaikan terima kasih atas segala doa dukungan jemaat bagi proses jalannya pemerintahan. Program yang telah dilaksanakan dan sementara dilaksanakan pemerintah, tentu tidak luput dari dukungan jemaat.

Dipaparkannya berbagai program Pemkot Tomohon dari orang lahir sampai meninggal. Contoh, untuk kelahiran tidak dipunggut biaya di Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah. Usai kelahiran, anak akan menjalankan pendidikan gratis di sekolah negeri. Selanjutnya, ada insentif bagi lanjut usia dan santunan duka kepada masyarakat yang berduka.

Lanjutnya , tahun ini Tomohon akan menghadapi pesta demokrasi. Warga gereja harus terlibat dengan menggunakan hak pilih dengan baik dan pakai hati nurani. Sehingga bisa memilih pemimpin yang terbaik untuk bangsa dan negara. Hendaknya dengan sukacita menjaga kelangsungan pemilihan umum yang damai.

"Kemarin hari kota Tomohon juga merayakan hari ulang tahun yang ke-21. Ini semua karena berkat luar biasa Tuhan untuk kita semua yang ada di Kota Tomohon," tandas Mandagi.

Hadir sebagai undangan, Pendeta Emiretus Wowor Turang menuturkan, usia ke-56 ini jemaat GMIM Getsemani Lansot hendaklah terus bergandengan tangan dan memiliki tekad untuk maju. Membangun jemaat tentu harus ada pengorbanan, baik diri maupun materi. 

"Untuk apa membangun fisik tapi kehidupan rohani bobrok. Maleosleosan adalah kunci kemajuan jemaat. Ini harus saya sampaikan agar ke depan bisa lebih maju lagi dalam pelayanan dan berjemaat," ungkap Turang yang juga mantan Ketua BPMJ GMIM Getsemani Lansot, wilayah Tomohon Tiga.

Ibadah syukur HUT yang dirangkaikan dengan pisah sambut guru agama, dipimpin utusan BPMS GMIM, Pdt Meita Maliangkay. Dihadiri Ketua BPMJ GMIM Getsemani Lansot, Pdt Femmy Mawuntu-Agu, Ketua DPRD Kota Tomohon, Djemmy Sundah, Camat Tomohon Selatan, Robert Pelealu, Lurah Lansot, Olvi Mandagi, dan jajaran Pelayanan Khusus GMIM Getsemani Lansot dari kolom 1-23. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors